Latest Posts

Mampir ke Maraca Books & Cafe

Setelah minggu lalu saya menulis soal staycation di Aston Bogor, nah kali ini saya mau cerita soal perjalanan saya, suami dan Antariksa ke Bogor (LAGI!) weekend kemarin. Tujuan utama kami ke Bogor kemarin adalah untuk menghadiri pernikahan salah seorang sahabat saya, Pii. Karena kami tiba lebih awal di Bogor, kami mampir di Maraca Books & Coffee.

Sebetulnya sudah lama saya mau ke Maraca, sekalian meet up dengan salah satu co-founder / bagian creativenya yaitu si Buni / Ibu Feni / besinikel. Untungnya pas saya ke sana Buni-nya habis mengajar workshop brush lettering dan masih nongkrong cantik bersama bayinya, Yaya. Jadilah kami berhasil meet up (atau bahasa purbanya: kopi darat, haha!)

Maraca Books & Coffee ini terletak di pinggir jalan raya yang mengelilingi Kebun Raya Bogor jadi sebetulnya mudah diakses walaupun memang mungil (eh tapi jangan salah, kapasitasnya bisa sampai 50an orang). Namun itulah yang bikin saya pertama kali jatuh cinta sama kafe ini: hangat karena kecil dan di saat yang sama sejuk dan segar (karena memang berseberangan dengan Kebun Raya).

Tampak depan Maraca

Read More

Staycation at Aston Bogor

Sebelum liburan Natal kemarin, saya, suami, Antariksa beserta Bunda dan Zakki, adik saya, curi start untuk sedikit refereshing ke Bogor. Saya yakin untuk sebagian orang, pergi ke Bogor lebih terdengar seperti commuting dibandingkan liburan. Namun demikian, bagi orang Jadebotabek seperti saya dengan bayi berumur <3 bulan, Bogor is actually not a bad idea.

Kenapa not a bad idea? Karena nggak terlalu jauh dari Jadetabek (makanya saya lebih suka menyebutnya ‘staycation’), banyak makanan enak, dan lumayan kok, masih bisa lah dapat pemandangan gunung, hehe. Bogor juga punya cukup banyak tempat rekreasi keluarga, walaupun ya tentu saja macet dan penuh sesak, apalagi di akhir pekan. Kalau mau nggak terlalu ramai tentu rumusnya: hindari waktu libur, hehe :p

Namun, berhubung tema kali ini (dan mungkin setahun kedepan) adalah traveling with baby, tentu jalan-jalan ke tempat rekreasi semacam Kebun Raya Bogor atau Jungle Fest nggak masuk agenda. Itinerary kami cuma:

Read More

Hello 2017

Our 2017 was started with fireworks in Lembang, Bandung. Hundreds of them, I guess, because I lost count. I stayed under the blanket covering Antariksa’s little ears hoping he could sleep well. Fireworks party has never been my thing; too bright and too loud.

In the morning everything was back as usual. We had breakfast, took some photos, visited some relatives in Bandung, and went home after a terribly late lunch. On our way home, I got cold, dizzy and nauseous while Antariksa probably felt it too because he cried and only wanted to be held by me. I threw up. As soon as we got home, I had warm tea and porridge then went straight to bed with Antariksa in my hand.

Well, it wasn’t my best day and in a way, I felt that I lost the good moment to start 2017; to start doing things. However, sleeping next to Antariksa and my husband after an exhausting day reminded me that a day or a year doesn’t always have to get a perfect beginning and a happy ending to work.

Read More