Month: September 2011

(Repetition) Recently

Yawning. Coffee. Drawing on used paper with the LWD log printed on the other side. Putting on helmet. Putting on safety glasses. Going outside. Describing cutting. Coming back. (Usually) more coffee. Calling mom (telling her I’m healthy, telling her I miss her). Calling best friends (wishing them all the best, telling them I miss them). — — — Because life is a series of repetition. Sometimes, all we need is being happy about it. Advertisements

Advertisements

(Re)Aksi Rok Mini

Sejak kemarin, di Twitter dan beberapa media online banyak yang membahas statement Fauzi Bowo terkait kasus pemerkosaan yang terjadi belakangan ini. Saat itu, Fauzi memberi pernyataan yang dinilai oleh banyak kalangan menyudutkan korban. “Bayangkan saja kalau orang naik mikrolet duduknya pakai rok mini, kan agak gerah juga,” kata Foke sembari bercanda. “Sama kayak orang naik motor, pakai celana pendek ketat lagi, itu yang di belakangnya bisa gyang-goyang.” (Tempo Interaktif) Ini kemudian mengundang protes dari pihak ‘perempuan’ hingga pada hari ini digelar demo berjudul “Aksi Rok Mini” di Bundaran HI. Tertarik soal aksi ini, saya mengecek tagar #aksirokmini di Twitter. Beberapa hasil yang menarik adalah line seperti “My rok mini is my right! Foke you!” dan yang menarik adalah “Don’t tell women what to wear, tell men not to rape!” Sebetulnya saya mencari beberapa sumber berita dan menemukan bahwa sebetulnya “Aksi Rok Mini” adalah aksi perempuan menolak pemerkosaan dan kabarnya, nggak harus pakai rok mini untuk ikutan demo ini. Saya dapat menangkap pesan demo ini, bahwa ketika kasus pemerkosaan terjadi, jangan sampai malah si korban yang disalahkan. …