Wanderlust
comments 35

Tips & Trik Merencanakan Flashpacking

flashpacking-big

Gara-gara sharing plan of trip (berupa itinerary, budgeting plan, dll) ke Rahne (yang memang sangat hip di jagat maya), itinerary ke Jepang saya jadi diminta oleh hingga sepuluh orang di hari yang sama :P Surprised sih, tapi saya (dan orang-orang di sekitar saya) mengakui bahwa saya ini orangnya terencana-dan-detail banget. Tampaknya membuat rencana perjalanan adalah salah satu output bagusnya, hehe.

Sebetulnya saya sendiri belum banyak flashpacking ke luar negeri. Pertama kali saya merencanakan perjalanan adalah tahun lalu saat merencanakan Euro trip. Dalam enam hari saya bersama tiga teman saya mengarungi 5 kota (Oslo, Copenhagen, Amsterdam, Antwerpen, Brussels). Tidak maksimal dan capek di jalan, itu pasti. Maklum, pengalaman pertama dan waktunya memang sempit. Namun perencanaan perjalanan yang baik terbukti sangat berguna. Waktu itu yang ada di pikiran saya, “Ini winter, Brur, gawat kalau sampai nyasar lama-lama. Kedua, sayang sekali kalau ternyata sampai sana no-idea mau kemana dengan cara apa.” Syukurlah, berbekal rencana super detail dan improvisasi di hari-H akhirnya kami berhasil jalan-jalan tanpa tersesat dan pulang dengan sehat sentosa :P

Jadi saya akan berbagi tips & trik merencanakan perjalanan sebagai flashpacker. Flashpacker adalah orang yang melakukan flashpacking, dan flashpacking menurut Wikipedia adalah:

Flashpacking is a neologism used to refer to an affluent backpacker. Whereas backpacking is traditionally associated with budget travel and destinations that are relatively cheap, flashpacking has an association of more disposable income while traveling and has been defined simply as backpacking with a bigger budget.

Selamat  menyimak :)

1. Know what your destination(s) is famous for
Step ini adalah step yang paling exciting. List apa saja hal yang terkenal dari daerah tujuan kamu; landmark, museum, kuliner, dll. Misalnya Belanda dengan win molen atau Denmark dengan Danish cookies & pastriesnya (nyam!). Hal ini sebetulnya personal banget, misalnya waktu ke Oslo, saya keukeuh banget mau lihat lukisannya Edvard Munch. Untuk yang nggak berminat dengan seni rupa, mungkin ini nggak masuk ke dalam list. Oleh karena itu kalau perginya bareng-bareng, places of interest ini wajib didiskusikan. Oh iya, kalau nggak mencapai mufakat, jangan takut untuk jalan masing-masing selama stick with the main schedule.

Modal: Cita-cita, Wikipedia, Wikitravel

2. Know how to get around and get a map!
Setelah tau mau kemana, cari tau di mana letaknya! Berakrab-akrablah dengan GoogleMap. Membaca peta memang tidak dibiasakan untuk kita orang Indonesia yang tidak malu bertanya dan tidak segan menjawab, tapi ini penting untuk:

– Tau gambaran umum seberapa jauh tempat-tempat yang akan kita tuju
– Menentukan urutan berkunjung
– Memutuskan sebaiknya menginap di daerah mana

Kalau kamu pergi ke negara maju, nggak perlu takut tersesat. Biasanya rute, peta dan jadwal bus, subway, monorail, kereta semua sudah tersedia. Jangan buang waktu dengan menunggu sampai di sana baru tengok-tengok di stasiun atau halte. Googling lah rute dan jadwal sarana transportasi sebelum berangkat. Cari tahu, hostel dan tempat-tempat tujuan kita dekat dengan halte atau stasiun apa saja, dan berapa menit untuk menempuhnya untuk optimasi penyusunan jadwal.

Modal:
Rajin googling dengan kata kunci “How to get to ___” “How to go to ___ from ___”. It works!
– Untuk keliling Eropa dengan kereta api, coba cek ini. Tinggal masukkan keberangkatan, tujuan, tanggal, tadaaa!
– Untuk Jepang, cek hyperdia.com
– Cantumkan itu di sebuah sheet, seperti ini:

– Bagusnya sih tetap bikin Plan-B seandainya kamu ketinggalan jadwal Plan-A. (Maklum, orang Indonesia kan suka ngaret :P)

3. Choose hostels with destinations as your main consideration
Untuk para backpacker dan flashpacker pasti sudah akrab dengan youth hostels. Untuk kamu yang masih bingung mau menginap di mana, memilih hostel itu semudah membuka hostelbookers.com atau hostelworld.com kemudian memilih negara serta kota tujuan kamu. Nah, kalau kamu sudah mengikuti langkah 1 dan 2, akan lebih mudah memilih hostel dengan lokasi paling sesuai. Selain mengoptimalkan waktu, akan pengaruh juga ke budget transportasi.

Oh iya, personally, selain lokasi yg juga saya pertimbangkan dalam memilih hostel adalah rating keamanan dan kenyamanan yang direkomendasikan orang-orang yang pernah menginap di sana. Ketersediaan female dorm juga penting banget untuk saya.

Biasanya setelah memutuskan mau menginap dimana, saya akan melakukan reservasi, lalu membuat listnya dalam sebuah sheet terpisah kemudian saya beri link ke halaman hostel yang bersangkutan.

4. Know your budget. Survey pasaran harga di sana. Buat currency converter sederhana di excel.
Budgeting adalah langkah yang paling bikin deg-degan :)) Pernah denger kan “Half the clothes and twice the money?” Well, ada betulnya dan ada nggak betulnya juga sih. Bawa uang kurang bisa bikin gigit jari, sementara terlalu banyak disediakan pun bisa membuat kita boros dan malah berhenti di tempat belanja terlalu lama (it happened to me!)

a. Saya mengelompokkan rencana pengeluaran menjadi: 1. Penginapan 2. Makan 3. Transport 4. Sightseeing. Itu bisa dibreak-down per-day. Sementara untuk belanja dan beli oleh-oleh biasanya saya akumulasi: pokoknya untuk belanja sekian.


b. Rencana pengeluaran tersebut saya buat berdasarkan survey. Untuk makan, coba cek wikitravel, selalu ada penjelasan soal range pengeluaran untuk makan sesuai kondisi kantong: on budget, medium atau splurge. Nah, menjalankan point 1 dan 2 dapat membantu memperkirakan budgeting transport dan biaya tiket masuk places of interests.

5. Tentukan rute perjalanan optimal.
Setelah tau mau ke mana saja, mau menginap di mana, berapa uang yang akan dihabiskan, barulah buat rute perjalanan yang optimal. Misalnya hari pertama merambah ke barat dahulu, kemudian hari kedua ke bagian selatan, dst. Beberapa hal berikut sebaiknya kamu pertimbangkan:
a. Siang dan malam. Ada tempat-tempat yang bagus dikunjungi di siang hari, ada yang tetap oke dikunjungi di malam hari. Saran saya, kalau kamu suka belanja, pergilah ke mall di malam hari, sementara siangnya dimanfaatkan untuk ke museum atau tempat-tempat yang jam bukanya tertentu.
b. Stamina kamu. Jangan forsir tenaga seharian penuh. Ketika pagi-pagi sudah jalan kaki dan banyak mengeluarkan tenaga, malamnya lebih baik bersantai ala daerah tersebut, wisata kuliner atau nonton pementasan kebudayaan (contohnya: Siam Niramit di Thailand).
c. Hari-hari tutup / libur dari tempat yang akan kita kunjungi, juga masa-masa crowded-nya. Ini dapat berpengaruh juga ke harga tiket masuk di beberapa tempat.
d. Transportation availability. Perhatikan jadwal transportasi pertama dan terakhir. Jangan sampai pada malam hari kamu membuat agenda pergi ke tempat yang jauh, kemudian ditinggal kereta terakhir. Saran saya, pagi-pagi pergilah ke tempat yang jauh (mumpung masih semangat!), kemudian bergerak mendekat ke arah penginapan. Dengan demikian perjalanan pulang ke penginapan tidak akan terlalu melelahkan.

6. Susun itinerary berupa time table.
Langkah ini adalah hasil akhir dari semua langkah sebelumnya. Artinya ini dibuat berdasarkan perencanaan dan perhitungan yang optimal. Karena saya orangnya detail, jadi saya buat per-6 jam, hehehe. Ini contohnya:

The last but not the least, jangan malas untuk browsing atau koresponden dengan orang-orang yang sudah berpengalaman ke sana atau bahkan tinggal di sana. As for me, merencanakan perjalanan is a part of the whole fun. :)

Oke, sekian dulu post super panjang ini. Mudah-mudahan berguna :)

—–

Dedicated to Naya, Lala, dan Dinda.
It’s been a year, and I still miss our trip.
I simply miss you guys :)


35 Comments

  1. itenary itu wajib! Terutama kalo waktunya ga panjang, masa mau buang2x waktu percuma untuk nyari hostel :)) kecuali kalo hobi lost travel. Tapi perlu dicoba tuh kalo punya waktu luang aga panjang buat lost travel, kayanya seru hhmm…

  2. Wah.. Puty kereen.. :))

    Kalau ke Eropa itu malah jauh lebih gampang daripada menjelajah di negeri2 Asia, karena semua transportasinya jelas. Jelas naik apa. Jam berapa. Tiket belinya gimana. Aturan mainnya gimana. Gw dulu sempat 8 hari ke Jerman. Stres karena pertama kali ke sana, tapi hari pertama sudah langsung tahu apa dan gimana menuju apa naik apa. 7 hari berikutnya lancar.

    Anyway tips bagus banget. Hihi ini ketahuan banget Puty orangnya terstruktur bangeeet ya :)) Hihi gw pake itinerary pun masih berantakan :D

  3. Pingback: (Dont) Be Spontaneous When Traveling | The Travel Journos's Story

  4. belum tau kapan bisa jalan2. semacam iri, haha.. thanks, artikelnya bagus banget. klik bookmark dulu, siapa tau satu saat harus dibaca2 lg :D

  5. aresty says

    Definitely will beg you to send me a copy of your Japan Trip itinerary put!!!! Love the steps. I’ll follow as you said :) good luck and have fun jalan-jalannya di Jepang ya Putcyyyy, nanti kita tukeran kartu pos ya insya Allah :)

  6. Puty, beli tiket Museum Ghibli-nya jangan ngedadak ya. Kemarin aku gagal ke sana, karena baru nyari tiket di hari H, hari Sabtunya. Aku pikir gampang nyari tiket itu. Ternyata pas hari Sabtu itu aku ke Lawson Station utk beli tiket, tiket hari Sabtu dan Minggu udah habis. Yg ada tinggal tiket hari Senin. Nyesel banget gak nyari dari beberapa hari sebelumnya. Padahal aku udah sampe Osaka dan udah nemu Lawson dari hari Rabu malam :(

  7. Stanley says

    Dear Puty,

    Saya terkesan dengan tulisan anda tentang flashpacking, terlihat memang anda orangnya sangat detail :D. Kebetulan akhir tahun 2012 ini saya akan travelling ke Jepang dengan 6 rekan saya dan punya sekitar 6 hari bersih di Jepang. Karena saya juga orang yg detail dalam menyusun itinerary maka as always saya selalu yg ditunjuk untuk membuat draft itinerary awal.

    Sekarang masih dalam tahap proses cicil2 PRnya dengan kumpulin informasi dan googling2 serta tanya2 di milis backpacker. Bolehkah minta bantuan share itinerary anda ketika ke traveling ke Jepang kalau tidak merepotkan? Bisa dishare ke email saya stanley.rahadian@gmail.com dan phobos_cc@hotmail.com. Pastinya itinerary Puty akan sangat membantu ;). Terima kasih ya sebelumnya

    Regards,
    Stanley

  8. Sandra says

    Halo Mbak Puty
    Terima kasih atas sharing jalan2nya, kalau boleh saya mau dikirimin itinerary nya, email saya sandra_indra@yahoo.com
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih, dan ditunggu tulisan2 lainnya
    salam
    Sandra

  9. Pingback: Japan Trip: Itinerary, Tips & Trick | Puty's Journal

  10. Tristiani Yogastuti says

    tips yg keren! Thanks ya put. semoga kl tabungan sdh terkumpul dan ada kesempatan, bs mempraktekkannya :)

  11. Pingback: Arigatou, Japan! | Puty's Journal

  12. Tita says

    Dear puty,

    Sudah diterima nih Itinerary, membantu banget, aq ada rencana ke jepang Insya Allah di Bulan September, september masih dingin ya disana.

    Next banyak nyanya lagi, jangan bosen untuk menjawabnya ya.
    Tx.

    Regards.
    Tita

  13. Dear Puty,
    Halo! :) Dulu sempat melihat juga blog ini sempat dibicarakan Pitra dan Rahne di Twitter, really impressive, apalagi karena aku bukan org yg terstruktur banget jadi takjub liat perencanaan yg sangat mendetail 8′))

    Anyway, Insya Allah November ini aku berencana trip ke Jepang juga, aku boleh dishare contoh itinerarynya-kah? Kalau boleh dikirim ke e-mailku chroniclea3@yahoo.com ^^

    Thanks & regards,

  14. Indra says

    Mbak Puty.. Izin nyontek ya.. Rencana saya dan istri juga anak (4tahun) winter ini(januar 2013) mau ke tokyo. Ada tips ga liburan pas winter disana. Rencana 10 hari biar bisa keliling jepang. Kalau berkenan, share itenary nya ya. Ke email saya : syahputra_indra@yahoo.com. Thanks ya mbak.. Blog nya keren…

  15. Devi Ennito says

    Hi Mba Putii…

    salam kenal..boleh tolong di share ke emailku : devi.ennito@gmail.com

    juga kah untuk itinerarynya??need your help :)
    lebaran ini mau ke Jepang sama teman2 ber8,tapi itinerari masih kacau padahal berangkat minggu depan,,16-22agustus2012.

    Terima kasih sebelumnya,

    salam,
    devi

  16. chairunisa says

    hai mbak puty salam kenal..

    aku juga punya rencana trip ke Jepang meskipun budget belum total memenuhi hehe..
    Dan artikelnya mbak puty ini sangat menarik sekali..

    kalo gak keberatan boleh gak itinerary yang lengkapnya di share ke aku soalnya punya mbak puty detail sekali. Kalo boleh email ke chairunisaichsan@gmail.com

    Makasih mbak puty :D

  17. Herlina says

    Dear Puti…salam kenal ya..:)
    journal yg sangat menarik dan membantu orang-orang yg mau melakukan perjalanan. October ini kami berencana ke Jepang (dgn flight yg sama seperti schedulle Puti) hanya saja 6D6N, jika tidak keberatan bisakah kami di kirimkan itinerary yang sudah Puti buat ke: nna1011@yahoo.com. Thx a lot ;)

  18. Mbak Putty, aku juga mau dong jadwal itinerary ke jepangnya. Tahun depan kami sekeluarga 2 dewasa dan 2 anak mau kesana dengan tujuan KL-Osaka and Tokyo-KL. Kalau punya petanya and tidak keberatan kirim (ongkos kirim ntar saya ganti), boleh juga nih,,, Ada saran untuk hotel yang harganya terjangkau ndak buat kami sekeluarga?? Thank youuuuu

  19. Pingback: Last Month (Euro) Trip | Part 1: Persiapan, Itinerary, Tips & Trik | Puty's Journal

  20. hai Puty, salam kenal..
    baca postingan kamu bikin deg2 ser, soalnya ak dr dl emg pengen bgt bisa k Jepang..
    boleh tlg dishare yah itinerary-nya ? kl boleh, tlg di email ke nee_jegeg@yahoo.com

    makasih Puty :)

  21. jehan syauqi says

    Hi puty.. salam kenal..
    mau tanya beli / book tiket masuk ghibli museum dimana? kalau turis spt kita bukannya belinya diluar jepang? lalu mereka selalu sold out/fully booked gitu?
    amaze banget dengan detail itinerary nya di excel!!! :))

    • Halo Jehan, nggak selalu full booked sih sebetulnya tapi selalu ada resiko untuk itu :( dan kita nggak bisa beli di luar Jepang, harus di Lawson. Waktu itu aku minta tolong teman yang di Jepang untuk belikan. trik lainnya, begitu datang ke Jepang langsung beli tiketnya untuk hari2 berikutnya. mudah2an masih ada tempat :’)

  22. Dear Mbak Puty;

    Minta tolong dishare donk untuk budget, itin dsbnya donk, bulan mei ini saya bertiga ama temen2 mau ke Jepang, kalau itin buat bikin visa ada ga mbak? minta tolong share juga ya :P makasih byk loh sebelumnya. email saya mukyaa@rocketmail.com.

    thnx,
    nisa

  23. Sasha says

    Ass Wr Wb Mbak Puty

    Salam kenal, boleh minta itinerary super lengkapnya nggak? untuk yang travelling ke jepun dimana Mbak Puty mengelompokkan rencana pengeluaran menjadi: 1. Penginapan 2. Makan 3. Transport 4. Sightseeing. dan di break-down per-day. Emailku di savitra_perdana@yahoo.com

    Terima Kasih Mbak Puty

    Sasha

  24. hai mbak puty salam kenal..

    aku ada rencana trip ke Jepang meskipun budget belum total memenuhi hehe..
    Dan artikelnya mbak puty ini sangat menarik sekali..

    kalo gak keberatan boleh gak itinerary yang lengkapnya di share ke aku soalnya punya mbak puty detail sekali. Kalo boleh email ke susilawati1608@yahoo.com

    Makasih mbak puty :D

  25. Hai Puty,

    Boleh nyontek itinerary yang ke jepang dan europe gak? I’m Lost without youuuu.. :'(
    kalau boleh tolong kirimkan ke e-mail ku yaahh..
    sukamto.suci@yahoo.com

    Makasih banyaaaakk Putyyy.. :D

    Regards.

    Suci

  26. Rizki says

    Salam kenal Mbak Puty,

    Halo mbaak..salam kenal ya. Menarik sekali nih baca blog nya mbak. kebetulan aq juga lagi pengen nyusun itenary detail buat ke jepang, maklum msh ingusan, gk pengen ngabisin waktu buat nyasar :(
    Mbak puty, boleh share file itenary excel nya yang lengkap gak?

  27. Halo Puty,
    Geologist total ya?
    Dulu aku wireline eng slb di yani rig.
    Hehehe..salam kenal
    Mau minta tlg bagi itinerary euro trip nya doong..ke email martyas.listya@gmail.com
    Insyaalloh rencana kesana april ini..
    Thanks in advance! ?

Leave a Reply