Month: April 2013

Story of a Girl on The Rig

The first time I came to TEPI for On Job Training program in January 2011, I didn’t know that I was going to be assigned in Well Geology Operation of GSR. When I knew that the training would involve one or two trips to the drilling rig, I got mixed feelings; worried, excited, plus a bit scared. Maybe just like some of us who work on the office with formal outfit every weekday, working on a rig is a bit out of imagination. Would it be fine for an inexperienced girl from university like me to go to the rig? So I did my first rig trip to Rig Maera. I was introduced to everyone who, unlike what I had imagined, was nice; joking and laughing a lot as well. I knew the pressure for every personnel on board was really high but after all, everyone was just man-alive being and enjoying ‘dangdut’ (as you might do). Another fact was, being inexperienced, as much as being a girl didn’t turn out to be an issue, at all. …

Setahun Berkisah

Let me copy paste a piece of my porto: created.byputy.com :) This is my first time making illustration for a book, and to be honest I wasn’t confident at all. I am not until now, haha. However, I’m so glad that some of my sketches aren’t stuck in my sketch book forever :D ‘Setahun Berkisah’ is a book of short-stories about love in various occasion along the year, Lunar New Year, Valentine, April Fools Day, Christmas, etc. It was written by 8 authors and published in April 2013 by Bukune publishing. The cover isn’t designed by me; it’s designed by Gita Mariana.

Kontribusi Melalui Pendidikan

Saya sebal sekali waktu dengar soal Ujian Nasional di beberapa provinsi ditunda karena hal seperti soal yang terlambat datang, tertukar, dan harus dijawab pada lembar kertas yang kualitasnya tidak layak. Kok rasanya menyedihkan sekali potret pendidikan Indonesia. Pemerintah sepertinya tidak menganggap pendidikan di negeri ini sebagai hal yang serius. Padahal kalau menurut saya, hal ini krusial. Ini bukan hanya soal ujian atau tidak ujian, bukan sekedar lulus atau tidak lulus. Ini juga soal sepuluh atau dua puluh tahun ke depan, saat yang meneruskan bangsa ini adalah orang-orang yang tidak tepat waktu dan suka menyepelekan nasib orang lain. Tulisan ini saya buat tanpa acuan jurnal ilmiah mengenai pendidikan atau psikologi, tapi saya percaya bahwa pendidikan berkorelasi positif dengan karakter dan attitude seseorang. Kalau memang ada studi ilmiah yang membuktikan sebaliknya, tolong beri tahu saya. Kembali bicara soal korelasi pendidikan dan karakter, pada skala nasional, generasi dengan pendidikan yang baik harusnya akan mewujudkan bangsa yang berkarakter baik. Mungkin terlalu jauh bicara soal integritas, tapi attitude positif seperti bersungguh-sungguh, konsisten, optimis dan ingin lebih maju adalah hal-hal dasar …