Words & Writings
comments 13

Kapan Kita ke Pantai?

Sumatera Barat, 2010

Sumatera Barat, 2010

Saya sudah membeli kamera tahan air. Sunblock bisa kita beli sebelum berangkat. Handuk selalu tersedia, dan kita selalu percaya bahwa minuman kaleng adalah teknologi. Jadi kapan kita ke pantai?

Saya butuh dibohongi, seperti laut yang berpura-pura biru, padahal dia tidak berwarna. Seperti langit yang berpura-pura cerah, lalu berubah keemasan, padahal sebenarnya hitam. Seperti kapal layar yang terlihat membesar di cakrawala, padahal dia selalu kecil dan siap ditelan ombak.

Saya akan menyiapkan bekal dalam keranjang dan topi jerami. Tapi jika itu berlebihan, saya hanya akan memotret ikan. Lalu kita, dengan snorkel. Mungkin matahari, sebagai pembohong, sekaligus penafkah terbaik bagi bumi. Karang-karang dan kulit kerang. Saya akan memotret laut dangkal.

Jadi kapan kita ke pantai?

Saya butuh menulis di pasir. Menulis satu-dua kata tentang ketidak-ikhlasan. Agar semua hilang ketika pasang datang dan kita pulang.

17 Maret 2010

Pernah dipublikasikan di cerita.dalambahasa.byputy.com

Sumatera Barat, 2010

13 Comments

    • Hai, makasih infonya :) itu bukan akun tumblr aku, dan td aku mencoba konfirmasi soal insiden copas tanpa credits ini. Namun sepertinya si empunya tumblr malah menghapus akunnya. Yah jadi pelajaran aja untuk kita mudah2an ini nggak terjadi lagi. :’)

  1. Pingback: Jadi kapan kita ke pantai? | Sekotak Kecil Kedamaian Di Hatimu

  2. Kurniawan Gunadi says

    Salam kenal Puty, sebagai sesama bloger, waktu itu saya me-reblog tulisan ini dari riseafterfall.tumblr.com dan di reblog hingga ratusan notes, saat ini tulisan tersebut sudah saya berikan credit. Insiden copy paste semoga tidak terulang seperti ini lagi. Ada salah satu follower saya yang memberi tahu via email kalau itu adalah tulisan copas, berikut link postingan saya ttg tulisan ini dan sudah saya tambah credits : http://kurniawangunadi.tumblr.com/post/52050892570/saya-sudah-membeli-kamera-tahan-air-sunblock-bisa

    • Terima kasih Mas Kurniawan. Salam kenal juga :)

      Seandainya semua orang seperti Mas Kurniawan, pasti internet akan menjadi tempat yang lebih menyenangkan untuk berbagi karya dan inspirasi. Mudah2an tidak terulang lagi ya. Terima kasih lagi sudah memfollow up :D

  3. Hai Puty, boleh tau setting editan fotonya? aku lagi pengen motret dengan tone pastel, persis seperti foto-fotomu.

  4. “Saya butuh menulis di pasir. Menulis satu-dua kata tentang ketidak-ikhlasan. Agar semua hilang ketika pasang datang dan kita pulang.”
    Keren, Mbak :)

  5. Rifyalka says

    Mbak Puty, salam kenal. Sebelumnya, saya mau bilang kalau saya sangat lebih mudah tergugah oleh susunan kata di tulisan, baru kemudian makna. Dan demi semesta, indah sekali susunan kata di tulisan Mbak Puty yang ini. Saya senang, juga terharu. Juga kagum. Ini tulisan pertama yang membuat saya tergugah pertama kali di 2014 (padahal postingan ini sudah sejak 2013 ya hehe) setelah blogwalking di jagad internet. Luar biasa, Mbak. :)

Leave a Reply