Year: 2014

2014

A day before the last day in 2014! 2014 has surely been a year of change for a lot of people. At least, more than two hundreds millions  of Indonesian got a new president. Some got new hope, some got new experience and wisdom about politics-talk in society. Fuel subsidies got cut. Oil price dropped to the lowest point in last 5 years. 3 major Malaysian airlines accidents. Many got engaged, married, or separated. 2014 has also been a year of change for me. The major one: I got married on June. New family, new extended families, new plans :) For the first half of the year, I was soooo busy with the wedding preparation. Indonesian conventional and traditional wedding is crazy expensive. All I can recap was dealing with A to Z of the wedding, surveying vendors, choosing the dress, trying hard to fit and look good on the dress that had been chosen, listing the guests, booking things, wondering the alternative of spending that much money while paying the expenses and stuff. It was crazy. Fortunately I …

Advertisements

(Lagi-Lagi) Soal Mengucapkan Selamat Natal

Setiap menjelang Hari Natal pasti selalu ada diskusi, perdebatan, peringatan, kontroversi mengenai ucapan selamat Hari Natal bagi umat Islam. Tentu tahun ini ada orang-orang di lingkungan saya yang ‘keras’ memperingatkan teman-teman Muslim untuk tidak ikut-ikutan merayakan atau mengucapkan selamat Hari Natal, mengutip dalil-dalil, menyoal tauhid, membawa akidah, dll. Post ini bukan untuk mencounter atau membuat justifikasi ini itu soal ini. As for me, saya bukan pluralis agama, karena dasarnya jelas di Surah Al-Kafirun. Saya juga bukan penganut Islam liberal. Untuk ilmu agama Islam sendiri saya masih harus banyak belajar, namun saya adalah orang yang sangat percaya bahwa Islam adalah Rahmatan ‘Lil Alamin, blessing for all, for humankind. I also deeply believe that despite mentioning war and Qisas, Islam is related to safeness and peace. Kembali soal Natal. The thing is, my mom used to be an Adventist Christian dan keluarga dari pihak ibu saya banyak yang merayakan Natal. Teman dan sahabat saya pun banyak yang merayakan Natal. Dari kecil saya selalu ada dalam keragaman. Hari Natal bagi yang merayakan adalah sebuah kebahagiaan, keceriaan, kumpul bersama keluarga, merasakan …