Month: July 2014

Belajar Mencintai dengan Sebaik-baiknya

Kembali saya membuka sebuah post dengan mengucapkan Alhamdulillah sebagai rasa syukur karena akhirnya saya dapat merasakan kembali Idul Fitri bersama keluarga. Sejak mulai bekerja pada tahun 2011, baru kali ini saya bisa berlebaran di rumah. Dua tahun pertama saya berlebaran di rig dan tahun lalu saya harus on duty di kantor. Semua terbayar karena pada tahun ini saya nggak hanya berhari raya bersama Ayah, Bunda, Zakki, dan keluarga besar namun juga bersama suami dan keluarga besar suami. Tambah keluarga, tambah pula kebahagiaannya. Tahun ini memang boleh dibilang tahun yang penuh milestone dan rahmat untuk saya dan keluarga. Saya dan Bang Agn menikah, adik saya, Zakki, masuk ITB, dan Bang Agn dapat beasiswa Chevening. Insya Allah, saya akan bertambah umur menjadi 25 lusa nanti. Looking back from where I am now, I think I couldn’t ask for more. Alhamdulillah sudah mandiri dan sudah punya suami. Alhamdulillah sudah merasakan traveling bersama teman maupun sendirian. Alhamdulillah sudah mulai investasi properti (okay, I know it’s waaay to go, but I’m getting there hehehe). Alhamdulillah sudah bisa menyisihkan rezeki untuk …

Catatan Pilpres 2014

Pertama saya ucapkan alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT karena Pilpres 2014 ini berjalan aman, setidaknya sampai diumumkannya pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014 – 2019. Sebagai bagian dari bangsa Indonesia, saya bangga karena apa yang kita agung-agungkan sebagai pesta demokrasi telah terlaksana dengan baik. Saya juga kagum pada para relawan yang mengawal KPU dalam melakukan penghitungan suara. Kedua, saya ucapkan selamat kepada Pak Jokowi dan Pak JK. Semoga bapak berdua amanah dan dapat menjawab keraguan saya dan mungkin ada yang lainnya, utamanya soal siapa yang ada di belakang Pak Jokowi. Semoga hal buruk di masa lalu seperti penjualan aset-aset strategis negara tidak terulang kembali. Saya percaya, Pak Jokowi yang lahir dari rakyat semestinya tidak akan mengambil kebijakan-kebijakan pro-asing yang merugikan rakyat. Satu lagi harapan saya, dan mungkin yang terbesar, semoga di pemerintahan Pak Jokowi nanti nilai-nilai agama tidak serta merta dilupakan apalagi dihapuskan. Percaya lah saya sama Pak Jokowi, H-3 pilpres pun masih sempat umroh kan? Banyak banget mintanya? Hehehe, yah namanya juga harapan. Bukan cuma yang …