Movies, Review
comments 4

Cinta Kembali Karena Kita

Saya harus mengakui bahwa saya tidak mahir menulis review film. Saya tidak bisa presisi memetakan batas bercerita terlalu sedikit atau terlalu banyak. Namun saya ingin menulis sedikit mengenai ‘Ada Apa Dengan Cinta? 2’ yang mungkin akan lebih cocok dibaca oleh yang sudah menonton filmnya :)

Ketika diumumkan bahwa setelah 14 tahun ‘Ada Apa Dengan Cinta’ (AADC?) akan dibuat sekuelnya, saya memiliki harapan yang besar atas Mira Lesmana dan Riri Riza. Saya yakin saya tidak sendirian dalam pengharapan ini. Jika ditonton lagi sekarang, ‘AADC?’ boleh jadi film yang biasa saja. Namun bagi saya, populer karena mempopulerkan karakter cewek-cewek remaja anggota ekskul majalah dinding di antara popularitas tanpa batas cewek-cewek cheerleaders atau buku puisi Sjumandjaja di tengah deru debu ‘Meteor Garden’ adalah prestasi tersendiri: prestasi yang tidak biasa.

AkuSetelah 14 tahun yang lalu kita dibiarkan menyimpulkan sendiri-sendiri akhir kisah Cinta dan Rangga, akhirnya kita diberikan sebuah jawaban. Untuk sekedar jawaban dan pertanggungjawaban, ‘Ada Apa Dengan Cinta 2’ (AADC?2) melakukannya dengan baik: kita diberi akhir bahagia. Persahabatan geng-Cinta terus erat tidak lekang digerus waktu, kesibukan maupun jiwa kompetisi antar perempuan (mungkin karena yang sudah jadi ibu-ibu baru satu hampir dua). Rangga tetap cool dan puitis, Cinta tetap cinta.

‘AADC?2’ sesungguhnya adalah ‘AADC’ yang diproyeksikan ke tahun 2016, seolah-olah semua variabel tumbuh dan berkembang secara linier. Ketika Rangga diceritakan menjadi pemiliki kedai kopi, penulis, penggemar fotografi dan traveling dengan meja dihiasi setumpukkan novel Haruki Murakami saya seperti berkata dalam hati, “I know righttt?” Ketika Cinta dikisahkan bertunangan dengan anak pengusaha kaya namun diceritakan dalam dirinya tetap ada jiwa ‘hipster’ yang membara, saya yakin penonton menyetujui keputusan hidup Cinta dalam hati. Itu yang diam-diam kita harapkan alih-alih Cinta yang menjadi sales asuransi biasa atau jurnalis bergaji minim yang berkantong mata kelelahan mencari berita atau Rangga yang ternyata jadi penulis yang tulisannya berakhir di tumpukan buku diskonan atau lebih buruk lagi, menjadi imigran gelap di New York. Scene demi scene ditayangkan, kita dapat dengan mudah menebak akhir ceritanya lagi-lagi karena itulah yang kita harapkan. Cinta tetap cinta.

Jadi apakah sesuai dengan harapan besar saya bahwa film ini akan menjadi tidak biasa? Tidak.

Buruk kah? Menurut saya tidak juga. Film ini sangat menghibur. Film ini adalah yang kita minta dari Mira Lesmana dan Riri Riza. Saya pikir, untuk alasan yang sama saya tidak pernah bosan menonton film-film komedi romantis dan gemar mengoleksi chick-lits tanpa peduli bahwa akhir ceritanya dapat segera diketahui dari membaca sinopsisnya. Kita umumnya selalu suka kebetulan-kebetulan ajaib yang membuat kita berkata “Oh, Universe must be conspiring”. Pada akhirnya kita selalu ingin akhir bahagia. Kita selalu ingin semua baik-baik saja.

Saya pikir, Cinta kembali karena kita.

Oh iya, saya pribadi sangat merekomendasikan untuk membaca ‘Tidak Ada New York Hari Ini’ karya Aan Mansyur. Karena jika ‘AADC?2’ menghadirkan lagi Cinta yang kita cinta, buku foto dan puisi ini akan mengembalikan Rangga seutuhnya.

tidakadanewyork

Filed under: Movies, Review

by

Puty Puar. F/27. Indonesian. Former rocker, blogger, freelance illustrator, book enthusiast, who is running little business while homemaking. Started this blog in 2002.

4 Comments

  1. Chendani says

    HI Puty! I totally agree with you. Bener, ini hanya sebuah jawaban atas permintaan kita. Yang akhirnya menjadikan aadc 2 ini nggak sekaliber yang pertama. Karena nggak ada yang di’patahkan’, nggak ada yang baru. Hanya diberi titik dari sebuah pertanyaan panjang

  2. Puuut, sama banget. Menurut aku, sulit untuk bilang filmnya jelek atau bagus, karena mau dibikin seperti apapun Cinta dan Rangga sudah melekat sekali di ingatan dan perasaan aku. Haha.

  3. Pingback: Tentang Cinta dan Kata | yellow and red

  4. Aku belom nonton AADC 2 sama sekali padahal udah tayang lama dan entah sekarang masih tayang atau enggak

Leave a Reply