Books, Daily Life, Review
comments 2

Big Bad Wolf Book Sale Jakarta 2016

BBW-featured

Sebenarnya saya ingin menulis ini sejak minggu lalu waktu Big Bad Wolf (BBW) Book Sale masih berlangsung (30 April – 8 Mei + 9 Mei, 2016) agar bisa dijadikan referensi pembaca. Namun apa daya kesibukan beberes rumah dan mensetup home office saya menyita waktu sekali. Anyway, saya pikir tidak ada salahnya juga kalau tetap saya tulis, siapa tau bermanfaat untuk BBW selanjutnya (mengingat kesuksesan dan kehebohan event ini, sepertinya kemungkinan besar akan diadakan kembali tahun-tahun mendatang).

Our First Round
BBW merupakan salah satu list utama End of April Excitements saya. Saya sudah bilang jauh-jauh hari ke suami bahwa kami harus rela menyeberang Jakarta dari Bekasi ke Tangerang demi event yang dilangsungkan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) ini. Suami saya yang juga suka baca buku pun ikut semangat dan ternyata dapat tiket Penjualan Perdana BBW dari temannya untuk 29 April 2016. Alhasil begitu mendarat dari Balikpapan hari Jumat sore saya dan suami langsung bermacet-macet ‘lucu’ ke BSD.

bbw-ticket

Setelah makan dan tiba di Penjualan Perdana BBW sekitar pukul 20.00, kami menghabiskan sekitar 2 jam untuk mengitari hall 10 ICE. Kondisi relatif sepi, mungkin karena pengunjungnya juga terbatas jadi masuk dan bayar tidak pakai antri. Buku-bukunya masih lengkap dan tersusun rapi di atas meja. Waktu keluar hall, masih ada petugas yang mengecek kantong belanjaan kami dengan struk belanja.

Untuk paper back baik fiksi maupun non-fiksi, harga buku berkisar antara Rp.20.000 hingga Rp.80.000. Untuk paper back fiksi (novel dan roman) paling banyak berharga Rp.45.000 dan Rp.60.000. Buku-buku hardcover berkisar antara Rp.60.000 hingga Rp.250.000an (yang saya temui). Such a good deal karena banyak buku-buku hardcover full photo yang harga aslinya 500 ribuan di BBW hanya dibanderol 120 ribuan saja. Pokoknya untuk semua yang suka ngiler di Kinokuniya atau Aksara pasti happy datang ke sini.

bbw-2

Juga masih sempat foto, hehe :p

puty-agun-at-bbw

Dari perburuan ini kami suami saya sebagai penyuka sejarah berhasil membeli buku-buku besar hardcover mengenai sejarah dan peradaban. Buku-buku pilihan saya lebih random, mulai dari buku foto klasik terbitan Life, ‘Instant Expert’-nya Lonely Planet, ‘Drawing Cartoons, Manga & Anime’, sampai seri favorit masa kecil karya Enid Blyton ‘The Twins at St Clare’s’ (yang kelak kalau saya punya anak perempuan akan saya wariskan dengan bangga, hihi), dan pastinya beberapa novel fiksi.

book haul 1

Our Second Round
Hari Selasa, 3 Mei 2016 saya kembali lagi ke BBW untuk ronde kedua. Kami kembali lagi karena saya diberitau bahwa buku-buku yang dijual boleh jadi berbeda dari hari ke hari karena berasal dari kontainer yang berbeda-beda. Kami tiba setelah makan siang, sekitar pukul 13.00. Kami tidak sempat foto-foto karena agak buru-buru dengan harapan sebelum jam bubar kantor sudah bisa kembali ke Bekasi. Sesampainya di sana kami sudah lebih familiar dengan layout BBW yang ternyata tidak berubah. Kami agak kecewa karena setelah berselang 4 hari ternyata bukunya tidak banyak berubah, namun bersyukur karena buku-buku pilihan kami di ronde pertama ternyata sudah habis :p Kondisinya lebih ramai dari hari Jumat namun tetap tidak pakai antri masuk dan mengantri sekitar 10 menitan saja untuk membayar.

Dari ronde kedua ini saya memang mengincar buku soal bayi dan berhasil membeli 2 buah. Selain itu saya pun mendapatkan buku-buku random lagi seperti ‘The Time Travellers’ Handbook’, dan ‘The Bumper Book of Bravery’. Suami tetap tidak jauh-jauh dari buku yang berkaitan dengan sejarah dan geografi :p

book haul 2

Well, kalau ditotal kami mendapat sekitar 30 buku :D

Tips, Trik dan Catatan untuk Big Bad Wolf Book Sale
wolfTernyata animo sale buku impor di Indonesia cukup besar. Hal yang mungkin tidak diprediksi sebelumnya. Banyak teman sempat berbagi live report via akun media sosial mereka. Beberapa teman yang datang saat long weekend berkeluh soal membludaknya pengunjung dan panjangnya antrian. Ada beberapa tips, trik dan catatan dari saya hasil dua kali datang ke BBW tahun ini.

  1. Cek tanggal dan waktunya dengan seksama. Sebisa mungkin hindari prime time. Ada hari-hari saat BBW buka 24 jam non-stop. Ada teman yang bilang bahwa dini hari pun masih banyak pengunjung. Saya rasa Subuh atau pagi-pagi sekali adalah waktu yang cukup longgar. Saya datang di saat weekdays dan kepadatan pengunjung masih masuk akal.
  2. Saya pribadi spare waktu kira-kira 2 jam untuk hunting tok. Menurut saya 2 jam cukup untuk browse through semua bagian dengan cukup detail.
  3. Jika memang terpaksa datang saat prime time, bersiaplah untuk antrian yang panjang. Jika datang bersama keluarga lebih baik berbagi tugas bergantian, ada yang mencari dan ada yang mengantri. Menurut teman saya yang datang ketika prime time dan range antriannya (masuk dan bayar) sekitar 1 – 3 jam.
  4. Jangan datang dengan perut kosong. Sebaiknya isi tenaga yang cukup.
  5. Sebelum masuk ada baiknya mampir ke toilet dulu supaya nggak kebelet pipis saat antri :p
  6. Gunakan pakaian yang nyaman terutama alas kaki. Sepatu olahraga sepertinya pilihan yang lebih baik dibandingan sandal terbuka karena ada kemungkinan terinjak pengunjung lain atau terlindas troli, hehe. Jangan lupa pilih tas yang nyaman juga, and I guess back pack would do.
  7. Tetapkan budget dari rumah! Nah, untuk menghitung cepat, kelompokkan buku di troli berdasarkan harga. Misal tumpukkan kiri adalah buku yang kurang dari Rp.50.000, sementara buku yang disusun di bagian kanan troli antara Rp.50.000-Rp.100.000, lalu buku yang ditumpuk paling atas adalah buku yang harganya lebih dari Rp.100.000. Ini akan sangat membantu perhitungan kita, saat memilah-milih buku yang akan dieliminasi, juga saat perhitungan di kasir.
  8. Hampir semua buku ada pada kondisi sangat baik walaupun tidak diplastikkan. Please keep it that way, if I may beg :)
  9. Jangan buat list khusus buku yang ingin dicari karena agak sulit mencari buku-buku tertentu di sini, kecuali as advertised yaa. Saya perhatikan untuk fiksi lebih banyak buku yang best seller banget sehingga dicetak super banyak, atau buku-buku yang tidak sukses-sukses amat di pasaran. Tentu terselip harta karun dimana-dimana, tapi ya itu, jumlahnya tidak banyak dan dapatnya untung-untungan. So enjoy the unexpected :D
  10. Enjoy being a fanboy here!fanboy book
  11. It’s time to buy coffee-table books! Seriously, menurut saya yang signifikan banget terasa murahnya adalah buku-buku hardcover tebal full photo! Minimal turunnnya 50% dari harga aslinya. Sementara novel fiksi masih bisa dicari di Kindle Monthly Deals :p
  12. Also it’s time to buy those children books! Harga buku anak berkisar dari Rp.30.000 hingga Rp.80.000-an untuk harcover yang bagus-bagus. GREAT DEALS! Seriously! Books don’t expiry, you can stock them for birthday gifts :Dkids book
  13. Kalau ketemu buku yang menarik, just grab them first. Nanti dipilah-pilih di akhir sebelum membayar saja. Kalau kata teman saya, “lebih baik nyesel beli daripada nyesel nggak beli!” :p
  14. Kelilingi bagian demi bagian secara berurutan dari ujung yang satu ke ujung yang lain agar lebih efisien dan menghindari terskipnya bagian-bagian tertentu.
  15. Kalau mau berpisah sama barengan (teman, keluarga), antisipasi jika mereka sulit dihubungi via telepon atau text. Ada teman yang menyarankan pakai baju yang mencolok atau buat schedule, misal “Oke, sejam lagi tunggu di bagian buku anak paling ujung ya.” Suami saya sempat bawa payung buat diangkat sebagai tanda, HAHAHA.
  16. Untuk berbelanja di dalam hall disediakan troli dan untuk membawa belanjaan dari kasir disediakan kantong plastik maupun kardus. Troli tidak boleh dibawa keluar hall. Untuk memudahkan dan lebih ramah lingkungan, it’s useful to bring your own luggage.
  17. Untuk antisipasi antrian panjang, bring both cash and cards, jadi bisa pilih di bagian mana yang antriannya yang lebih sedikit.
  18. Kalau dari ngobrol-ngobrol lucu dengan teman-teman, buku yang dikeluarkan dari kontainer setiap harinya bisa berbeda-beda, oleh karena itu jangan heran kalau ada yang datang beberapa kali di hari yang berbeda. Mungkin ini layak dicoba, hehe. Pengalaman saya, berjeda 4 hari tidak terlalu banyak bedanya sih.
  19. Berhubung nggak pengalaman bawa anak jadi saya nggak bisa kasih tips soal anak-anak, hehe, tapi teman-teman banyak yang bawa anak dan happy karena anaknya bisa pilih-pilih buku yang mereka mau. Not sure about this one, but I guess you should keep them safe and comfortable while it’s actually hard when you’re too busy concentrating with tons of books in front of you :p
  20. Tambahan tips berdasarkan personal experience, kalau ingin secara cepat memutuskan apakah sebuah buku worth it atau nggak, saya menggunakan Goodreads mobile application. Dengan Goodreads mobile application, kita dapat melakukan scan barcode sebuah buku dan tadaaa… akan muncul rating dan review buku tersebut di Goodreads.

bbw-1

Saran dari saya untuk Big Bad Wolf, sebaiknya sediakan tempat khusus semacam limbo sebelum kasir untuk para customer meletakkan buku-buku yang tidak jadi dibeli. It’s way better than letting people put back what they don’t buy all over random place! Plus, it’d be an interesting random part :D

2 Comments

  1. orang Indonesia mah gitu puch, ga bisa ngelewatin diskonan hahaha.

    sempet ngiler pas liat coffee table books dan buku-buku referensi arsitektur (yg selama kuliah cuma bisa dibaca di perpus atau difotokopi halaman tertentu aja hiks) jadi miring harganya. lalu ingat kalau ga punya coffee table. :)))

Leave a Reply