Month: October 2016

Minggu-minggu Pertama Menjadi Ibu

Minggu-minggu pertama menjadi seorang ibu ternyata nggak kalah ‘luar biasa’ dengan minggu-minggu pertama menjadi wellsite geologist. Keduanya sama-sama menuntut konsentrasi dan kekuatan begadang serta sleeping management yang mumpuni. Bedanya saat jadi wellsite geologist ada yang namanya jadwal off (dan jadwal gajian!) lalu pulang ke kota yang memungkinkan untuk pacaran sama bantal guling sepuasnya, hehe. Saya bersyukur sekali karena mendapat banyak kemudahan seperti rumah orang tua yang berdekatan dengan rumah saya dan suami (sehingga kami bisa sering-sering dibantu Ayah dan Bunda) serta adanya asisten rumah tangga (ART) yang cakap mengurus bayi dan anak-anak. Alhamdulillah, air susu ibu (ASI) saya mengalir lancar dan sejauh ini cukup memenuhi kebutuhan Antariksa yang luar biasa, hihi. Alhamdulillah, Antariksa nggak sempat mengalami kuning alias newborn jaundice walaupun golongan darah kami berbeda. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Sebagaimana para ibu baru lainnya hari-hari di minggu-minggu pertama saya pun diisi dengan siklus ibu newborn: minum ASI -> tidur -> buang air -> lapar – > minum ASI (dan seterusnya), hihi. Sebagai orang yang terbiasa multitasking, saya lumayan ‘kaget’ dengan siklus hidup seperti ini. Perasaan kok hari sudah sore saja, padahal rasanya belum …

Antariksa Safar

Antariksa: Indonesian word for ‘outer space’ Safar, ???: Arabic / Persian word for ‘travel’ It’s been only two weeks and a half since my last post but it’s felt like forever. It also felt surreal, because just three days after Mama passed away, our first son was born. He’s named Antariksa Safar for our hope that he will travel and be humbled by places on Earth and beyond. We hope that his name will remind him that universe is great, that there is sky above the sky, and he’s a stardust to keep on moving. For my and my husband‘s sky, Antariksa is a rainbow. If it’s not for him and his cries, I think we will still see Mama in every corner of the room. Sometimes I wonder if he were born earlier, he could have met his Nin (Sundanese word for ‘grandma’) but I truly believe that God owns the time and He knows just the best about timing. So it’s been about two weeks since I started a new journey of motherhood. Some people told me, “Oh wow, I’ve always remembered you …