Daily Life, Home & Family, Love & Marriage, Motherhood
comment 1

Sepotong Cerita Ulang Tahun Abi Antariksa

“HAPPY BIRTHDAY, ABI ANTARIKSA!”

Demikian kata-kata yang saya minta ke mbak-mbak toko roti-dan-kue-yang-cabangnya-ada-di-hampir-setiap-mall. Saya nggak sempat berpikir kata-kata yang lebih romantis atau ‘witty’, pokoknya yang penting tiramisu dan cepat pulang.

Kemarin untuk pertama kalinya saya pergi tanpa membawa Antariksa untuk kontrol pasca lahiran ke dokter kandungan. Antariksa saya tinggal di rumah bersama Mbak Tuti (Asisten Rumah Tangga kami) dan Bunda. Selama di rumah sakit akhirnya saya merasakan yang dulu saya anggap sebagai “ke-lebay-an” ibu-ibu: baru sejam sudah kangen anak :p Pokoknya sibuk texting ke Bunda, “Bun, Antariksa nangis nggak?”, “Bun, lagi apa si Antariksa?”“Bun, sukses nggak minum ASIP (Air Susu Ibu Perah) pakai sendoknya si Antariksa?”, dll. Intinya: LEBAY :p

Pulang dari dokter kandungan saya buru-buru naik ojek ke mall terdekat untuk beli kue ulang tahun suami, walaupun sebetulnya suami saya orangnya bukan tipe yang harus tiup lilin dan potong kue. Begitu tiba di rumah, saya langsung menyusui lalu curi waktu setelah Antariksa tidur untuk cetak-gunting-tempel topper cake dan bungkus kado. Selesai urusan topper dan bungkus kado serta drama-drama menyusui di antaranya barulah saya buru-buru mandi. Pokoknya jadi seru deh bagaikan ospek, telinga harus awas, tangan kaki harus sigap, hihi.

Alhamdulillah semua beres dan saya sudah mandi begitu suami pulang. Walaupun acaranya nggak berupa surprise, senang juga sih liat suami nggak nyangka lihat topper bertema luar angkasa dan besarnya kado yang saya siapkan. Setelah makan malam dan sesi menyanyi yang agak awkward karena nggak kompak, lilin pun ditiup, Ayah saya memimpin doa dan kue pun dipotong.

dscf6755

dscf6760

dscf6763

Setelah beberapa tahun memberi kado dengan menebak-nebak sendiri apa yang suami (and then-boyfie) mau, akhirnya tahun ini saya bisa memberikan (benda yang nyaris sama dengan) apa yang ada di wishlistnya, yaitu: LEGO Star Wars Death Star. Benda ini harga aslinya 500 USD dan begitu sampai situs-situs jualan Indonesia harganya mulai 8 juta yang mana jelas lebih baik buat melunasi pendaftaran naik haji, huhu. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli bootlegnya yaitu LEPIN Star Wnrs :’)) Mohon maaf ya teman-teman pecinta LEGO, walaupun keputusan ini bertentangan dengan hati kecil saya namun sejalan dengan kondisi keuangan. sigh

star-wnrs

Mungkin nanti saya bisa cerita sedikit ya soal perbootleg-an LEGO ini, dan semoga sekalian sharing foto hasil jadinya.

Akhir kata, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun sekali lagi untuk Anggun Pribadi, abi dari Antariksa. Semoga usianya selalu berkah, bermanfaat dan menginspirasi orang banyak, semoga selalu menjadi pribadi yang bersyukur, sehat-sehat dan sukses dunia akhirat.

The best is always yet to come!

family

1 Comment

Leave a Reply