Daily Life, Highlight, Motherhood, Pregnancy, Review
comment 1

Kontrol Hamil & Melahirkan di RS Hermina Bekasi

Nggak terasa sudah 2 bulan lebih sedikit berlalu sejak saya melahirkan Antariksa. Alhamdulillah, saya semakin menikmati dan bisa beradaptasi dengan peran baru sebagai ibu. Saya mulai rutin gambar-gambar dan menulis kembali. Selain itu saya juga mulai membuat rencana-rencana untuk tahun 2017 yang akan tiba kurang dari sebulan lagi.

Sebelum bicara soal 2017, kali ini saya mau menunaikan apa yang ada di list ‘Things to Share’ saya, yaitu menulis pengalaman kontrol hamil dan melahirkan di RS Hermina Bekasi. Sebelumnya berdasarkan pengalaman pribadi saya pernah mereview beberapa obgyn dan rumah sakit di Balikpapan. Nah, di Bekasi saya langsung sreg dengan RS Hermina Bekasi dan obgyn dr. Regina Tatiana Purba. Jadi di post ini saya akan cerita pengalaman di rumah sakit dan obgyn tersebut saja, siapa tau ada yang berencana lahiran di Bekasi. Well, it would be quite a long post dan mohon maaf kalau nggak pakai foto-foto karena memang saya nggak kepikiran foto-foto di rumah sakit, hehe.

Rumah Sakit Hermina Bekasi

Sebelumnya saya sempat punya rencana untuk kontrol hamil dan melahirkan di RS Bunda di Jakarta karena memang ngetop banget untuk segala yang berhubungan dengan ibu dan anak serta Bunda saya punya pengalaman melahirkan di sana. Namun setelah beberapa kali terjebak macet parah dari Bekasi ke Jakarta saya dan suami ‘menyerah’ dan memutuskan untuk lahiran di Bekasi saja. It was a totally good decision!

Sejak pertama saya langsung mencoba RS Hermina Bekasi karena sudah berpengalaman menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA). Walaupun sekarang sudah menjadi Rumah Sakit Umum (RSU), namun auranya masih RSIA banget menurut saya. Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan kakak ipar dan beberapa teman, saya memutuskan untuk lahiran di RSIA atau yang dulunya RSIA dengan harapan lebih homey untuk ibu dan bayi.

Sebetulnya di Bekasi ada 3 RS Hermina, yaitu Hermina Bekasi, Hermina Galaxy dan Hermina Grand Wisata. Di antara ketiganya, Hermina Bekasi adalah yang sudah berdiri paling lama. Walaupun belum pernah datang ke yang Galaxy maupun Grand Wisata namun saya yakin Hermina group sudah punya standar fasilitas dan tenaga medis yang oke.

Fasilitas dan Tenaga Medis

Baik untuk kontrol hamil maupun persalinan, RS Hermina Bekasi punya fasilitas dan tenaga medis yang lengkap. Ada lebih dari 30 dokter spesialis kandungan (dengan beberapa memiliki subspesialisasi seperti fertilitas, fetomaternal, kanker kandungan) dan lebih dari 40 dokter spesialis anak. Untuk persalinan selalu ada bidan dan suster yang stand by 24 jam di kamar bersalin. Untuk perawatan pasca-persalinan pun ada suster ibu dan suster bayi jadi kalau clueless pas bayi nangis bisa langsung hubungi suster bayi. Setelah pulang dari rumah sakit pun ada fasilitas bidan / suster yang berkunjung ke rumah (opsional).

Fasilitas pendukung seperti tempat parkir, ATM center, kantin dan mushalla juga memadai. Selain itu ada program-program untuk ibu hamil seperti senam hamil dan penyuluhan bi-weekly gratis tentang laktasi dan persalinan. Untuk ibu yang sudah melahirkan ada juga klinik laktasi dan pijat bayi. Oh iya, terdapat juga sebuah salon namun saya sendiri belum pernah coba sih. Menurut petugas, salonnya hanya untuk cuci rambut saja.

Poliklinik, Biasa VS Eksekutif

Di RS Hermina Bekasi ada poliklinik biasa dan poliklinik eksekutif. Yang membedakan adalah ruangannya terpisah dan tarif konsultasinya. Sebagai gambaran, berikut adalah info tarif konsultasi poliklinik RS Hermina Bekasi per 2016 ya:

  • Dokter spesialis – Rp141.000
  • Dokter subspesialis – Rp235.000
  • Dokter spesialis (eksekutif) – Rp217.000
  • Dokter subspesialis (eksekutif) – Rp283.000
  • Profesor (eksekutif) – Rp316.000

Biasanya sih poli eksekutif lebih sepi namun ini tidak berlaku untuk hari Sabtu. Lantai poliklinik spesialis kandungan (eksekutif dan non) yang digabung dengan spesialis anak non-eksekutif (which is actually good karena berarti tidak terlalu banyak terpapar dengan penyakit orang dewasa / umum), kantin dan mushalla itu bisa PENUH BANGET bagaikan pasar di hari Sabtu. Kalau nggak terpaksa saya nggak merekomendasikan untuk kontrol atau konsultasi hari Sabtu deh pokoknya :p

USG 4D

Di RS Hermina Bekasi yang bisa melakukan hanya obgyn subspesialis fetomaternal. Oleh karena itu kalau obgyn kita bukan subspesialis fetomaternal, kita akan dirujuk ke dokter yang bersangkutan. Ada 3 dokter yang bisa melakukan USG 4D, dr. Yuditia, dr. Yudianto, dan seorang lagi saya lupa. Bisa saja sebetulnya sejak awal konsultasi ke dokter subspesialis fetomaternal supaya bisa USG 4D kapan saja, namun antriannya gila-gilaan.

Saya sendiri waktu itu USG 4D dengan dr. Yuditia. Saya datang hari Sabtu jam 3 sore dan baru kebagian diperiksa jam 9 malam dan nggak bisa konsultasi panjang lebar. Mungkin juga karena semuanya normal dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan jadi terkesan cepat-cepat. Kalau saya nggak salah, waktu saya USG 4D biayanya sekitar satu jutaan rupiah termasuk dokter namun tidak dikasih CD, hanya print-printan saja.

Persalinan

Sebagai gambaran, berikut tarif persalinan di RS Hermina Bekasi per 2016. (klik gambar untuk versi lebih besar)

hermina-bekasi-2016

Sedikit catatan, untuk kelas VIP> ketika di ruang bersalin pun mendapat ruangan sendiri dengan sofa dan TV sehingga nyaman untuk didampingi. Untuk kamar perawatan kelas VIP> tidak ada jam besuk sehingga bisa dikunjungi kapanpun sementara untuk Kelas I, II, dan III jam besuknya tertentu (saya lupa jam berapanya… maaf yaa… :’))

Saya pribadi entitled kelas VIP dari kantor suami. Alhamdulillah pengalaman saya baik selama di ruang persalinan, ruang operasi, maupun kamar perawatan. RS Hermina Bekasi ini memberlakukan rawat gabung, jadi bayi akan dirawat bersama ibu dan hanya sekali sehari dibawa ke kamar bayi untuk dimandikan, kecuali atas permintaan orang tua bayi sendiri.

Entah memang hal yang sama berlaku di semua rumah sakit atau tidak, namun RS Hermina Bekasi ini sangat pro-ASI. Baik dokter, suster, bidan, semuanya memberi support penuh bagi ibu untuk bisa menyusui bayinya. Pemberian susu formula pun cukup ketat dan harus dengan persetujuan dan tandan tangan orang tua bayi.

Para bidan dan susternya semua baik-baik dan helpful serta memberikan rasa nyaman karena hampir semua auranya berpengalaman banget. Di kamar perawatan baik suster ibu dan suster bayi pun memberi banyak informasi dan tips, like they really know what to do and what not.

Walaupun demikian pada malam kedua atau ketiga dirawat saya sempat kesal pada suster / bidan yang kurang kompeten. Waktu itu saya nggak bisa menyusui karena payudara saya bengkak dan yang bersangkutan cuma bilang “Iya ibu pijat-pijat aja sendiri payudaranya.” Waktu saya tanya caranya dia cuma bilang, “Ya di massage-massage aja, Bu.” Yah Sus, kalau bisa udah dari tadi kali saya pijet… :p

Well, other than that semua oke kok :)

dr. Regina Tatiana Purba Sp.OG

Saya konsultasi kehamilan, melahirkan dan pasca melahirkan dengan dr. Regina. Untuk catatan, dr. Regina ini dokter spesialis (bukan sub-spesialis) dan bukan di poli non-eksekutif. Saya sendiri direkomendasikan oleh temannya Bunda saya (dan ternyata beliau satu kompleks dengan saya, hehe) dan langsung merasa cocok. Antriannya juga wajar dan beliau praktek setiap hari di RS. Hermina Bekasi.

Pengalaman saya baik sekali dengan dr. Regina. Beliau ini cantik, ramah, telaten menjelaskan tapi nggak bertele-tele. Waktu USG beliau menyebutkan satu persatu bagian tubuh janin yang sedang discan, “Ini, Bu, kepalanya, tulang belakangnya, jari-jarinya,…, dst.” Berhubung layar USG hampir selalu terlihat abstrak bagi saya (dan mungkin ibu-ibu pada umumnya), penjelasan seperti ini tentu berguna banget. Cara menerangkannya juga ‘enakeun‘ kalau ditanya, jelas yang mana fakta dan mana yang mitos (tanpa membuat saya merasa bodoh kalau ternyata yang saya konfirmasi adalah mitos, hehe).

Oh iya, walaupun beliau pro-normal namun akhirnya saya menjalani persalinan dengan operasi setelah diinduksi (dan gagal). Saya pribadi merasa nyaman dengan cara beliau memberi pertimbangan untuk persalinan normal, diinduksi, ataupun sc.

Sampai saat ini saya memutuskan untuk terus kontrol ke dr. Regina dan kelak jika hamil lagi sih ingin sama beliau saja deh :D


Demikian sharing pengalaman / review dari saya. Semoga bermanfaat untuk yang sedang cari informasi soal persalinan di Bekasi ya :)

1 Comment

  1. Maria says

    Hai mba, terima kasih buat infonya yaa kebantu banget karna skr lagi pilih rs utk lahiran nanti di bekasi. Kl boleh tau kmrn habis berapa mba utk lahiran disana dgn biaya dokter dll nya? Terima kasih sebelumnya ya :)

Leave a Reply