Daily Life, Review
comments 11

Skin Care Newbie – The Enlightenment (Part 1)

Sejak menikah dan mengarungi bahtera Long Distance Marriage (LDM) Balikpapan – Egham, saya sepertinya ‘lupa’ banget sama perawatan kulit. Sehari-hari paling pakai sabun cuci muka dan make up remover sepulang kantor. Di samping kenyataan kalau kulit saya nggak manja (baca: badak) dan nggak terlalu bermasalah, saya pikir waktu itu “Paling dilihat suami via Skype doang.” :p

Begitu suami kembali ke Indonesia, saya pun hamil. Begitu hamil saya langsung mikir kalau perawatan muka tercukupi dengan cuci muka pakai sabun homemade & toner cuka apel supaya alami, plus dibantu dengan Equil Derma Hydration Dew. Bisa ditebak setelah melahirkan kulit pun makin ‘amburadul’. Pregnancy glow pergi, stress menyusui datang dan hari-hari begadang pun dimulai.

Begitu Antariksa hampi masuk usia 4 bulan, saya pun mulai mendapat sinyal-sinyal dari semesta untuk insyaf dan kembali memperhatikan kulit wajah saya. Beberapa teman di timeline mulai posting soal 10 steps Korean skin care routine. Saya pun ‘tergerak’ waktu baca komentar-komentar yang berseliweran di timeline. Ada yang bilang kalau skin care itu sebetulnya untuk memancarkan inner beauty karena dengan kulit yang sehat dan glowing, make up nggak perlu tebal-tebal. Ada juga yang bilang kalau skin care itu investasi jangka panjang supaya kulit tetap bagus di kemudian hari. Begitu disebut ‘investasi’, saya jadi beneran mikir loh :p

Saya pun berkaca dan mulai mengamati baik-baik kulit wajah saya. Kusam, berkomedo, dan banyak noda bekas jerawat. Saya pikir-pikir lagi: saya kan sehari-hari di rumah saja, jadi tentu jarang pakai make up. Kalau saya sendiri saja setiap waktu merasa ‘kucel’ karena alasan ‘di rumah aja‘, gimana saya mau ngasih energi positif di rumah untuk keluarga? I properly understand that motherhood will change my priority but it doesn’t mean that myself should always be on the bottom of the list, right?

Then and there, I was enlightened. Jadi saya pun memutuskan untuk memulai skin care routine di usia 27 ini! Mudah-mudahan belum terlambat :’)

Saya pun mulai tanya-tanya ke teman-teman yang sudah lama dapat ‘pencerahan’, browsing-browsing tentang step-step skin care, produk apa yang sekiranya cocok dengan kulit saya yang bertipe kombinasi cenderung berminyak dengan keluhan utama noda-noda bekas jerawat ini. Saya mulai cek-cek review-review para beauty enthusiast dan tips trik dari para beauty gurus. Saya mulai terbengong-bengong baca istilah-istilah holy grail, exfoliating toner vs acid toner vs hydrating toner (yang selama ini gue pake apaaa?), atau serum vs essence vs ampouls (bedanya apaaa?)

Kesimpulannya: GUYS, INI RIBET BANGET LOH! :’)

Long story short, saya yang pusing dengan segala istilah / teori / review tersebut memutuskan untuk… yaudahlah dicoba dulu aja deh. Saya mencoba Laneige White Plus Renew Trial Kit. Beli di online shop (saya lupa namanya, pokoknya begitu ketemu yang ratingnya bagus dan harganya bersaing saya langsung beli) tahun lalu namun baru betulbetul rajin dipakai dan target saya satu: selamat nggak bikin breakout, harus dipakai rutin sampai habis. Maksudnya supaya betul-betul bisa membuktikan ada efeknya atau nggak.

Laneige White Plus Renew Trial Kit ini terdiri dari:

  • White Plus Renew Skin Refiner (15ml)
    Ini ternyata fungsinya adalah sebagai toner yaitu untuk mengondisikan kulit wajah yang sudah dicuci supaya ‘siap’ untuk menerima tahapan / produk skin care berikutnya.
  • White Plus Renew Emulsion (15ml)
    Oke, waktu baca pun saya bingung. Emulsion ini adalah produk / tahapan yang beda-beda untuk tiap merek skin care (WHAT? HELP!). Intinya kalau dari hasil baca-baca, emulsionnya Laneige ini dipakai sebelum essence karena mengondisikan kulit wajah supaya maksimal menerima serum. Bedanya apa sama dong sama toner? Yang ini lebih kental dan melembabkan. Kalau ditanya lebih lanjut saya nyerah loh ya! :’))))
  • White Plus Renew Essence_EX (7ml)
    Essence ini merupakan tahapan yang katanya paling esensial, seperti namanya… #youdontsay Intinya dia adalah skin care dengan konsentrasi tertinggi untuk mencapai tujuan kita (misal: mau mencerahkan kulit, mau menghilangkan flek, mencegah keriput, dst)
  • Capsule Sleeping Pack (3 ml)
    Yang ini setelah saya baca-baca adalah sejenis masker yang bisa dibawa tidur, jadi dia akan bekerja sepanjang malam saat sel-sel kulit wajah melakukan regenerasi.

Ternyata walaupun agak ogah-ogahan, saya berhasil ‘mendisiplinkan diri’ memakai trial kit ini sampai tetes-tetes terakhir. Hasilnya ternyata bikin saya nggak menyesal mencoba! Yah, walaupun memang noda bekas jerawatnya belum hilang seluruhnya tapi lumayan memudar. Kulit terasa lebih sehat dan segar. Ketika mengaplikasikan base make up pun terasa jauh lebih cepat merata.

Berhubung progressnya nyata, saya pun jadi semangat dan mulai melakukan extensive online research soal 10 Steps Korean Skin Care Routine yang konon merupakan kunci dari flawlessnya kulit para artis Korea, hohoho. Saya juga scroll-scroll ke postnya Rahne tahun lalu soal skin care buat referensi. (Rahne mamah muda panutan!)

Demikian dulu cerita saya soal enlightenment. Semoga betul-betul bisa memberi sudut pandang lain yang tadinya sekedar ‘ngeribetin dan boros’ jadi ‘menyanyangi diri sendiri dan keluarga’ #PEMBENARAN.

Terima kasih untuk teman-teman yang sudah memberikan saran, tips, dan wawasan buat saya :’) You know who you are. Di part berikutnya, jikalau betulan telaten saya akan coba menuliskan step-step dan produk-produk apa yang saya coba sebagai seorang skincare newbie. Semoga ya!

Catch ya later!

Advertisements

11 Comments

  1. Puty! hahaha. Tau gak sih itu produk2 yang aku beli ternyata emang kudu trial and error, ada yang ga cocok dipake berurutan, ada yang cocoknya klo salah satu ada yang di skip. Asliiii ribet benerrr hahaha.

    semangatttt!

    • Iya neee, aku juga baca-baca gituu, kadang kombinasi satu sama lain bisa nggak cocok yaaa…….. aku akuin ini lumayan ribet tapi sebetulnya menyenangkan juga ya kalau dinikmatin :’)))

  2. Aaakkk kok ribet gitu siiihh… Aku kadang mikir, napa ga ada satu krim aja langsung kinclong sih? Gimana kita mau ke Mars, kalo mau ke luar rumah ada ribet banget :((( Aku sebenernya kulit badak juga, tapi karena hidup di kota yang sarat polusi dan iklim subtropis, mau ga mau harus rajin bersihin muka sama pake pelembab.

    • AKU PUN MIKIR GITU.. dan dari ngepost di Instagram banyak yang komen hal yang sama: “ada gak sih yang satu untuk semua aja?” Tapi emang kalau dari yang aku baca-baca emang step paling penting adalah bersihin muka & moisturizing…. so gapapa laahh yaaa :’)

    • Makasih banyak infonyaaaa :’D Aku baru mulai banget cek cek female daily dan tentunya reviewsnyaa… ternyata manfaat banget yaa buat teliti sebelum membeli… :’) (walau kadang jadi makin bingung…)

  3. Tahun ini aku lagi nyoba Korean skincare. Hahaha,it’s truu ribet bangeeet, selama ini cuma tahu pembersih, penyegar pelembab, itu pun udah alhamdulillah banget. Dan rasanya tahu beauty vlogger (yang mukanya semulus papan perosotan itu) apal brand dan skincare apa aja, it makes me question myself “apakah bener gue ini cewek kok sekucel ini?”. Ditunggu part 2 nyaa!

    • Hahahaha (((papan perosotan))) tapi iya sih bener, hebat banget yaaa sampe hafal merek-mereknyaa… tapi mungkin karena tuntutan pekerjaan kali yaa? #menghiburdiri #thanksbye

  4. Ihihihihiiii… mbaaaaaa semangat yah!
    Aku pakai Laneige WPR nya yang serum essence ex ajaa.. cucooo bo!
    Aku juga baru aware pas jaman mau MPASI :D

  5. Puuut, gue juga kemaren2 ini lagi galaaau banget urusan skincare gara2 tiba2 muka mengkucel dan bekas jerawat membahana. Ternyata buatku yang paling ampuh cuma satu loh: vitamin E. Doeng bgt, padahal udah terlanjur belanja-belanji, ya tapi gapapalah jadi banyak ‘mainan’ ? *salim sama rekening*

Leave a Reply