Daily Life
comments 12

Skin Care Newbie – 10 Step Korean Skin Care Routine 2 Bulan (Part 2)

Kemarin saya ngobrol / curhat / ghibah dengan salah seorang teman yang juga beauty guru buat saya, Irna. Pembicaraan yang tadinya ‘kurang sehat’ pun menjadi pembicaraan yang sehat waktu dia menanyakan soal gimana program skin care saya sejak saya dapat pencerahan 2 bulan lalu.

Baca juga: Skin Care Newbie – The Enlightenment (Part 1)

Setelah laporan dan nanya-nanya sama Irna, saya pun langsung berniat untuk berbagi cerita lagi sebagai seorang skin care newbie. Ditambah lagi saya teringat cerita Buni yang baru-baru ini dapat ‘hidayah’ untuk coba skin care yang kemudian ditimpali oleh Mamiraz. Bahagia deh begitu tau kalau saya nggak sendirian, hahaha.

Sekedar informasi buat teman-teman, jangan khawatir saya tiba-tiba alih profesi jadi beauty blogger, jangan pula berekspektasi tinggi kalau saya akan menulis dengan detail ala skin care guru, because I am truly NOT. Di post bagian ini saya akan sharing yang saya lakukan dan apa hasilnya buat saya. Insya Allah di post berikutnya (part 3) saya akan tuliskan produk-produk yang saya pakai dan pengalaman saya sebagai warga sipil dan ibu rumah tangga biasa yang kadang khilaf dan lelach.

Starting 10 Step Korean Skin Care Routine

Sejak bulan Maret 2017, saya mulai mencoba yang disebut-sebut sebagai 10 Step Korean Skin Care Routine. Buat yang belum familiar, kurang lebih ini maksudnya adalah rangkaian 10 langkah / tahapan / jenis perawatan kulit yang harus dilakukan / diaplikasikan ke wajah. Bagi para newbie seperti saya, harap diingat, ini baru skin care loh yaaa… belum make up! Namun konon katanya, kalau kulit kita sudah terawat dan kinclong, make up nggak perlu tebal-tebal. (Ini terbukti sih buat saya, baca sampai akhir yaaa :p)

Perlu juga diketahui bahwa sebagai seorang skin care newbie saya sempat bingung karena ternyata yang disebut 10 langkah tuh banyak versi dan nggak ada yang baku (ya iyalah, emangnya tata tulis karya ilmiah?) Jadi saya pun mengikuti versi yang paling gampang yaitu versi Soko Glam dan saya modif dikit sesuai keadaan :’))

Nah apakah 10 langkah tersebut?

  1. Makeup remover & oil cleanser
    Intinya sih tahapan ini adalah tahapan bersihin make up. Saya pribadi, kalau nggak habis pakai make up akan skip tahap ini.
  2. Water-based cleanser
    Intinya adalah: sabun cuci muka :p
  3. Exfoliation
    Eksfoliasi ini adalah tahap ‘menghilangkan’ sel-sel kulit mati yang membuat wajah tampak kusam. Eksfoliasi sendiri ada yg prosesnya secara ‘mekanis’ yaitu menggunakan scrub muka dan ada juga yang dilakukan secara ‘kimiawi’ dengan toner. Saya pribadi pakai yang jenis scrub karena toner untuk eksfoliasi kebanyakan mengandung AHA/BHA yang katanya red flag untuk ibu hamil, dan yellow flag untuk ibu menyusui. Tahap ini nggak dilakukan setiap hari, hanya seminggu sekali sampai 3x.
  4. Toners
    Toner ini tugasnya mengondisikan kulit wajah yang sudah dicuci (dan dieksfoliasi) supaya ‘siap’ untuk menerima tahapan / produk skin care berikutnya. Ibarat spons, penyerapan skin care akan lebih maksimal ketika muka dalam kondisi lembab.
  5. Emulsion
    Emulsion ini… sebetulnya agak membingungkan karena ada yang dipakai sebelum essence / serum (untuk memaksimalkan kondisi kulit menerima serum) dan ada juga yang dipakai sesudah essence / serum (untuk ‘mengunci’ serum). Sesuai rekomendasi produk skin care yang saya coba, emulsion-nya saya pakai sebelum serum.
  6. Essence / Serum
    Essence / serum ini merupakan tahapan skin care paling intensif dengan konsentrasi paling tinggi untuk mengatasi masalah utama kulit kita. Beda masalah, beda pula serumnya. Ada yang untuk melembabkan, mengatasi jerawat, anti aging, atau seperti saya, untuk mencerahkan.
  7. Sheet masks
    Sheet mask ini berupa masker siap pakai berbentuk lembaran yang direndam dalam essence. Kemasannya sheet mask biasanya lucu-lucu dan sangat cocok untuk Me Time di rumah bagi ibu-ibu, namun saya suka berasa sayang :p Jadi untuk sheet mask ini saya nggak pakai setiap hari.
  8. Eye cream
    Eye cream berguna untuk mencerahkan area seputar mata supaya nggak seperti panda. Ada juga sih yang berfungsi mencegah kerutan tanda-tanda penuaan dini. Saya pribadi nggak rajin pakai eye cream karena nggak terlalu merasa terganggu dengan kantung mata. Biarlah dunia tau kalau Hayati lelah.
  9. Moisturizer
    Terjemahannya: pelembab :’)) Kalau dari yang saya baca-baca dan saya simpulkan sendiri ya ini sebetulnya krim pelembab pagi / krim pelembab malam. #LAH #koksemaunyasendiri? #janganditiru
  10. Sun protection
    Bahasa gampangnya: sunblock :p Dipakai setiap hari? Saya sih pakai kalau mau keluar rumah saja. Kalau sekedar panas-panasan dekat kompor nggak, walaupun kalau baca tulisan beberapa beauty blogger sih seharusnya tetap dipakai karena sinar matahari sebetulnya menembus atap rumah.

Jadi sebetulnya untuk saya sehari-hari yang di rumah saja urutannya adalah cuci muka -> toner -> emulsion -> essens -> serum. Kalau keluar rumah ditambah sunblock dan kalau malam kadang saya pakai moisturizer yang berupa sleeping pack / mask.

Progress so far (Before-After)

Boleh dibilang selama 2 bulan ini saya cukup disiplin menjalani skin care routine ini. Jadi apakah kulit sudah kinclong seperti @puchh atau @alodita? Tentu!

Ya tentu saja enggak maksudnya :’))) #MENURUTNGANA??

Well, sebetulnya ekspektasi saya pun nggak muluk-muluk waktu memulai program ini. Buat saya, yang penting saya memulainya, bisa konsisten melakukannya dan diteruskan (siapa tau kan umur 47 masih cenghar layaknya Gwen Stefani :p). Also, as what I’ve mentioned: it’s a way to appreciate myself as a staying-at-home-mom.

Kulit saya sendiri tergolong kombinasi cenderung berminyak dengan pori-pori lumayan besar namun nggak jerawatan dan alhamdulillah nggak sensitif (bahasa kerennya: combination-oily non acne prone). Keluhan utamanya adalah kusam dan ada noda-noda bekas jerawat / komedo yang saya pencet-pencet sendiri. Jadi kalau cari varian skin care, saya akan cari yang mencerahkan (brightening).

Sejauh ini hasil yang saya rasakan:

  • Muka lebih cerah, nggak terlihat kusam. Bukan jadi putih ya, apalagi saya pada dasarnya kulitnya sawo matang manis manja. Kalau kata salah satu artikel yang saya baca, kulit wajah nggak mungkin lebih putih dari kulit tubuh yang nggak terpapar sinar matahari. Nah, kalau sampai lebih putih, berarti ada yang ‘salah’ dengan skin care kita.
  • Noda bekas jerawat belum hilang sepenuhnya, namun agak memudar.
  • Pori-pori tetap besar namun tekstur muka jadi relatif lebih halus.
  • Ketika pakai base make up jadi lebih gampang dibaurkan dan hasilnya pun lebih rata. Make up jadi lebih ringan dan natural.
  • Muka jadi nggak terlalu cepat berminyak.

And here is my best attempt for before-after. Masalahnya saya hampir nggak pernah selfie, apalagi pas lagi nggak pakai make up. Ya mudah-mudahan bisa menggambarkan perubahannya ya :’)

Before (January 2017)

May 2017

Nah, demikian dulu dari saya, mudah-mudahan ada manfaatnya ya. Kalau ada masukan, tambahan atau koreksi-koreksi untuk saya yang minim pengalaman ini, boleh ya dishare di bagian komentar.

Sampai ketemu di seri Skin Care Newbie berikutnya ya. Thanks for reading! :D


Update: Berikut Part 3-nya, Produk Skin Care Apa Saja Yang Saya Pakai (Part 3)

Advertisements

12 Comments

  1. Rutin pake skincare emang ga bohong, efeknya jadi pingin ngelus-ngelus muka sendiri :))

    Puty pake scrub apa buat exfoliation? Aku nyoba AHA 7%, purging jadi panen whitehead seminggu :’)

    • hahah aduh aku belum sampai tahap pengin ngelus2 sih tapi lumayan lah yaa ga malu kalo candid foto :’))) Aku pakau Manyo Factory dan ga sukaaa… hahaha, nanti aku bakal nulis ya pakai apa saja :’))

  2. Natasha Ayuningtyas says

    Kalo beauty oil atau face oil itu makenya dan fungsinya gimana lagi tuh? Sama aja kayak moisturizer atau mungkin essence/serum gak ya? *bertanya ke sesama newbie ajah
    **dah umur segini padahal ??

    • hahaha mbaaak atuhlah nanya sama aku :’))) kalau jawabannya menyesatkan gimana? :p tapi setahu aku beda lagi deh step beauty oil itu… dan beda sama moisturizer juga.

  3. Putyyyyy, aku juga udah rutin pake skincare sejak tahun lalu. Kebetulan kulit aku sama jenisnya sama kayak kamu, kombinasi tapi termasuk jarang ada jerawat. Setelah pake skincare emang berasa banget bedanya kulit aku jadi jarang sekali keringnya dan terasa lebih segar. Oiya, produk yang aku suka banget pas tahap exfoliation itu SKINFOOD Black Sugar Mask, itu super enak banget, Put! Hidung aku yang biasa komedo berasa langsung aluuuus banget, hahaha. Semangat Put, tapi emang harus rajin-rajin banget makenya ya. Kadang-kadang aku suka skip karena super males, udahlah tidur aja :))

    • omg cup hahaha ku ga nyangkaa… kamu kan kulitnya kaya bayi :3 thanks cup for the recommendation pengen nyoba jugaa.. aku sok sok nyoba pakai yang bentuk gel ternyata nggak enakeun :”(

  4. puty… share dong produk2nya juga. I have been doing the routines too, tp improvementnya ga gitu, jadi mungkin harus ganti produk haha

    • aku mau share di post terpisah ceritanya untuk produk. Aku pun merasa ‘kurang manglingin’ sih hasilnya, tapi memang ada yang bilang kalau skin care yang aman harusnya hasilnya pelan-pelan banget………. in my case kok ya pelan banget bangetan yaa :’))) #generasiinstan

      • Haha iya. Karena aku juga udah ikutan 10 steps ini dari kapan. Tp tetep aja break outnya masih ada dan lama ilang. Kalau dilijat dr foto lumayan keliatan sih puty

  5. Halo mbak saya Martina, salam kenal:) saya juga baru mau coba skin care ala ala Korea karena capek dengan skin care dokter T.T btw kalo setelah pakai sheets mask langsung ke step selanjutnya atau dibasuh air dulu? Soalnya saya baca kalo pake sheets mask setelah itu dibilas air, kalo dibilas air step sebelumnya luntur dong (?)

  6. yikyik says

    mbak nanya… itu 10 steps (dikurangin yang cuma 1-3 kali seminggu) dilakuinnya pas malem aja atau pagi malem ya?

  7. Ulfah says

    Sama bangeeeet sama ak masalah & jenis kulitnya, cm ak blm pke yg 10step.. Baru baca2 & artikel ini berguna banget.. Tengkyu siiss

Leave a Reply