Review
comments 8

3 Produk Alami Favorit Untuk Perawatan Kulit

Buibuk yang sudah kenal saya cukup lama pasti sadar kalau ‘beauty’ adalah topik yang jarang-jarang ada di blog. Jujur, saya nggak terlalu banyak coba-coba produk kecantikan. Seandainya saya cocok dengan produk tertentu, I’ll stick with it. Memang inilah keunggulan saya, sedang-sedang saya, yang penting setia. *lah kok jadi dangdutan*

Berhubung baru restock sabun kesayangan yang merupakan produk sabun lokal yang juga homemade, saya jadi ingin menulis 3 produk berlabel ‘natural’ favorit saya. Saya sendiri sudah menggunakan ketiga produk ini secara rutin >6 bulan dan akan / sudah mengulang pembelian. Siapa tau bisa jadi referensi man-teman dan bu-ibuk semua.

1. Botanina Stretch Mark Improver

Perkenalan saya dengan Botanina dimulai sekitar 3 bulan setelah saya melahirkan. Sebagaimana ibu-ibu yang suka menyusui sembari tengok-tengok timeline media sosial, saya tertarik dengan beberapa produk minyak aroma terapi, terutama untuk membantu memulihkan bayi yang kena flu atau masuk angin. Begitu mampir ke akunnya Botanina, bukannya beli produk untuk bayi eh saya malah belanja aromatherapy spray untuk saya dan Stretch Mark Improver. (Dasar emak-emak!)

Stretch Mark Improver ini ditujukan untuk mengurangi / memudarkan stretch mark, dan bukan untuk pencegahan sehingga nggak disarankan untuk ibu hamil. Teksturnya mirip petroleum jelly dengan wangi lavender. Instruksi pemakaiannya: dioleskan pada bagian-bagian dengan stretch mark lalu dipijat, dilakukan 2x sehari setelah mandi.

Hasilnya mulai kelihatan setelah pemakaian rutin 2 bulan. Strech mark memang nggak hilang, namun pudarnya terlihat cukup signifikan. Buat saya ini lebih ampuh ketimbang produk anti-stretch mark dalam bentuk minyak yang sebelumnya saya pakai.

 

2. Sabun Timur Natural

Hubungan saya dengan sabun homemade Timur Natural ini agak unik. Dimulai pada tahun 2015, saya diminta untuk membuatkan brand identity untuk produk sabun homemade oleh seorang mbak ayu asal Semarang. Saya pun membuatkan logo sampai ilustrasi untuk semua variannya. Nah, waktu dikirimin produk jadinya, dengan ilustrasi saya menghiasi kemasannya, saya langsung punya ikatan kuat dengan sabun Timur Natural, hahaha. Apalagi waktu hamil, mandi dengan wangi-wangi menggemaskan ini menjadi hiburan sehari-hari saya.

Sabun produk rumahan ini punya punya banyak varian: coffee, chocolate, goatmilk & honey, mangir, greentea, honey & oatmeal, spirulina, activated charcoal, lengkuas, kacang ijo, honey, dan beras merah. Ada juga edisi special chocolate chip, apple crumble atau strawberrish. Semuanya bebas SLS, bebas paraben, dan harganya relatif terjangkau (Rp14.000 untuk ukuran 60gr).

Oh iya, setiap varian punya bahan dasar dengan khasiat-khasiat tertentu, namun kalau saya pribadi sih nggak merasakan efek yang signifikan (misalnya efek mencerahkan kulit). Bagi saya ini malah membuktikan ke-‘natural’-nya. Untuk tekstur, ada varian yang mengandung scrub dan ada yang tidak. Ada yang scrubnya cukup besar dan agak kasar, sehingga nggak saya sarankan untuk yang kulitnya sensitif. Namun demikian overall Timur Natural ini lebih lembut (teksturnya, aromanya, juga busa yang dihasilkannya) kalau dibandingkan sabun-sabun Bali yang beredar luas di pasaran.

Varian favorit saya: Mangir & Strawberrish!

Silakan cek akun Instagram-nya ya kalau mau pesan :)

3. Sensatia Botanicals Facial Cleanser

Saya mencoba produk ini karena dihadiahkan oleh seorang teman, Laras, yang sedang berdomisili di Bali. Sensatia sendiri merupakan perusahaan yang didirikan di Karangasem, Bali. Bermula sebagaiĀ profit-sharing cooperation, kini Sensatia sudah memiliki lebih dari 200 produk dan menjadi produk amenities di berbagai hotel dan resort di Bali.

Saya sukaaa sekali sama wangi pembersih wajah ini. Aromanya calming dan memperbaiki mood banget setelah seharian keluar rumah apalagi kalau habis panas-panasan naik ojek. Biasanya kalau hanya pakai skincare dan make up harian, saya langsung pakai ini tanpa make up remover. Wajah bersih, hati senang seperti ingin berteriak, “Ohh, I’m soooo natural~” #lebaydeng #maklumin #namanyajuga #ibuibu Oh iya, pembersih wajah ini soapless yaa, jadi nggak ada busa-busa lucunya.

Oh iya, untuk yang tanya efeknya apa untuk kulit muka, saya nggak bisa jawab karena saya pakai produk ini bersama rangkaian produk skin care lainnya. Namun yang pasti untuk saya nggak ada efek negatifnya, aman-aman saja setelah berbulan-bulan pemakaian.

Kalau teman-teman ada yang punya rekomendasi produk perawatan kulit dan wajah lokal? Boleh dong sharing di bagian komentar. Saya mau cobain juga, siapa tau cocok :D

————-

DISCLAIMER
Post ini bukan post berbayar atau endorsement, dibuat murni berdasarkan pengalaman saya pribadi. Namun jika ingin dijadikan referensi, mohon dicermati dulu apakah cocok dengan kondisi kulit masing-masing yaaa :)

Advertisements

8 Comments

  1. produk lokal yang saya pakai oil dari wangsa jelita mba, bikin rileks. tapi jadi pengen nyobain Botanina Stretch Mark Improver, soalnya banyak stretch mark sisa hamil >,<

    • Aku juga penasaran nih sama wangsa jelitaa.. pengen nyobain juga… hihi.. makasih rekomendasinya yaa :3

  2. Halo mba.. saya imeh. Saya pernah pakai merk Kencana Bodyworks utk healing salve dan night cream cuma di saya aga kurang cocok, produk.body cream dia testinta nagus bagus sih .

    Dan skrg pakai produk Shoppasoap, castille liquid soap dan moisturizer. Daaaan enak sekali sabunnya, bs utk muka saya dan jg badan anak saya ? (hemat)

  3. rizki indah pujihastuty says

    mbak, gak ada masalah sama rambut setelah berjilbab ya..? kali ada rekomendasi juga buat hair care.. hahahaha

Leave a Reply