Books
Leave a comment

Curi-Curi Waktu Untuk Baca Buku

Halo, September! :)

Bulan September selalu jadi bulan ‘pengingat’ untuk saya karena menandakan rangkaian bulan-bulan berakhiran -ber. Datangnya September menandakan kalau tahun ini tinggal sisa sepertiga. Saya biasanya mengecek lagi resolusi tahunan saya di agenda, apa saja yang saya targetkan, bagaimana progressnya, apakah kira-kira bisa dikejar atau tidak, dst.

Salah satu resolusi saya tahun 2017 adalah membaca 35 buku dalam satu tahun. Banyak atau nggaknya relatif sih, yang pasti kalau dirata-ratakan kurang lebih 3 buku setiap bulan. Sejauh ini saya baru membaca 25 buku, jadi masih ada 10 buku untuk diselesaikan. Untuk memudahkan pengecekan progress, sudah 3 tahun ini saya ikutan Goodreads Reading Challenge. (silakan cek Goodreads Reading Challenge 2017 saya di sini)

Sejujurnya curi-curi waktu untuk baca buku setelah jadi ibu bukan hal yang gampang. Walaupun hampir selalu menghabiskan waktu di rumah, ternyata tetap berlaku hukum: apapun kegiatannya, kalau nggak disempet-sempetin ya nggak akan sempet, hahaha.

Beberapa teman pernah ada yang tanya, “Put, kok masih bisa rutin baca buku sambil ini itu mroyek sana sini dan urus anak dan rumah?” Jawabannya: ya kalau urus anak kan kewajiban, urus rumah dibantuin Mbak, mroyek ini itu dianggap pekerjaan, nah kalau baca buku ya kegemaran jadi ya sebisa mungkin di-maintain. Oleh karena itu saya mau sharing beberapa tips dan trik untuk maintain hobi baca buku ini, terutama untuk ibu-ibu. Semoga bermanfaat :)

Tips Untuk Tetap Baca Buku

  1. Buat target jumlah buku yang mau dibaca dalam rentang waktu tertentu. Nggak usah terlalu ambisius angkanya, hehehe. Sesuaikan dengan kecepatan membaca dan kesibukan kita. Satu buku sebulan misalnya, jadi dalam setahun 12 buku.
  2. Jangan terpatok hanya membaca satu buku dalam satu waktu. Read some books simultaneously. Letakkan di beberapa tempat, misalnya di lantai atas, lantai bawah, di kamar mandi kalau perlu (huahahah!) Ketika merasa bosan, nggak perlu stuck di 1 buku saja. (Saya bisa sampai punya 6 – 7 buku dalam ‘currently reading’ list dengan tema yang bervariasi, dari teenlit sampai buku agama. Bisa ditebak, selalu buku agama yang paling lama selesai :p #PLAK!)
  3. Dedicate some time, misalnya 30 menit sebelum tidur sambil maskeran. (Kalau saya suka baca sambil makan. Mohon maaf untuk teman-teman yang mahzab mindful eating :’)))))))))
  4. Be offline when you want to read. Menurut saya ini yang paling penting sih karena memang harus diakui kalau notifikasi dari smartphone adalah musuhnya baca buku, hehehe.
  5. Coba buat daftar buku yang belum dibaca lalu usahakan untuk membuat janji pada diri sendiri: baru boleh beli buku baru setelah ada buku yang dicoret dari daftar buku tersebut. Bagi saya ini efektif karena sebelum event diskon-diskon buku seperti Big Bad Wolf, saya jadi rajin baca supaya bisa belanja buku-buku lagi, hahaha.
  6. Untuk ibu-ibu yang sudah punya anak yang mulai bisa membaca, coba buat reading time bersama anak. Teorinya, cara paling efektif untuk menularkan hobi kepada anak adalah mencontohkannya. Memang betul, teori itu gampang namun prakteknya ya pasti nggak sesederhana mendengarkan cocote Mario Puguh, hahaha. Ya tapi namanya juga usaha kan :p

Demikian dulu dari saya, mudah-mudahan bisa dipraktekkan bersama-sama, hihihi. Kalau ada yang punya tips trik juga, bagi-bagi yaaa di bagian komentar :)

Advertisements

Leave a Reply