Books, Review
Leave a comment

Mengenalkan Buku Kepada Antariksa

Nggak terasa bulan depan Antariksa akan ulang tahun yang pertama :) Masya Allah, Alhamdulillah. Rasanya nggak ada lagi yang bisa saya ucapkan selain syukur karena Allah SWT mengamanahkan Antariksa kepada kami.

Nah, berhubung Antariksa sudah dapat sebuah early birthday gift berupa buku dari @mamijoybabies, saya jadi terinspirasi untuk berbagi cerita soal perkenalannya dengan buku plus sedikit honest review.

Semoga bermanfaat ya :)

Mengenalkan buku pada bayi = ambisius?

Setelah menjadi orang tua, saya banyak mendapat pelajaran tentang hidup. Tentang bersyukur, tentang membanding-bandingkan, keinginan, keterbatasan, dll. Salah satu hal yang saya niatkan (dan mudah-mudahan bisa betul-betul menjalankannya) adalah: saya nggak ingin memaksakan ambisi saya kepada anak. Jadi kalau ada yang berpikir, “Ih, Emaknya ambisius banget yaaa mau anaknya cepet-cepet bisa baca sampe kecil-kecil dikasih buku banyak banget,” izinkan saya meluruskannya.

Saya ingin mengenalkan anak saya kepada buku dan hobi membaca sedini mungkin bukan karena ingin dia menjadi anak paling pintar. Saya ingin anak saya terbiasa membaca agar kelak dia bijaksana dan rendah hati. Agar kelak dia mengerti kalau dunia ini luas. Agar dia kenal dengan banyak pilihan dalam hidup dan mengerti soal perbedaan sudut pandang. Saya sendiri bersyukur orang tua saya mengenalkan saya kepada buku sejak dini dan saya ingin anak saya juga merasakan kesempatan tersebut.

Pojok bermain dan membaca

Sejak belum berkeluarga saya sudah punya mimpi untuk membuat perpustakaan pribadi di rumah. Alhamdulillah, rezeki kami punya space yang cukup di rumah untuk mewujudkannya. Waktu hamil saya sudah mulai mencicil beli buku-buku anak kalau ada diskon, sampai ikutan arisan untuk beli set buku anak-anak yang Islami.

Namun demikian, baru sekitar dua bulan ini saya dan suami merealisasikan pojok bermain dan membaca untuk Antariksa. Harapannya sih Antariksa bisa main sambil saya bekerja. (SAYANGNYA HARAPAN DAN KENYATAAN KOK SERING GAK SESUAI YHA~ #capslockjebol) Harapannya lagi, berantakkannya di satu tempat aja. Hahaha, nggak deng… pokoknya supaya terbiasa aja sih…

Begini kira-kira penampakannya

Proses Mengenalkan Buku dan Tantangannya

Oke, jadi apakah Antariksa sekarang sudah menunjukkan tanda-tanda akan menjadi kutu buku? Tentu saja… BELUM, hahaha. Sebagai ibu-ibu yang apa adanya, saya akan bilang kalau mengenalkan buku atau mainan yang edukatif bukan hal yang gampang. Beda banget pokoknya sama kalau saya tunjukin video ‘Baby Shark’ yang tersohor itu, Antariksa pasti langsung nengok dan memperhatikan (Yup! Sesekali kalau udah desperate banget dia nggak mau makan saya kasih YouTube juga kok. Saya mah orangnya realistis aja hahaha…)

Beberapa tantangan yang saya hadapi diantaranya adalah: Si anak nggak berminat sama sekali, berminat tapi rusuh nggak mau dibacain lalu bukunya dibolak-balik sendiri, buku yang dipegang dilempar, dilecekin, atau dimakan! Sebagai ibu-ibu penyayang buku, saya beberapa kali histeris waktu Antariksa dengan bahagianya meremas halaman yang lagi saya bacain. (WOYYY… BUKU MAHAL-MAHAL INIII~) Ada juga satu set buku yang sudah saya ikhlaskan hancur. Biarlah. Hayati ikhlas. *elus-elus celengan ayam*

Namun lagi-lagi saya pikir ini semua adalah proses eksplorasi dan belajar anak. Kalau dari browsing-browsing, short attention span memang bagian dari perkembangan bayi. Justru kegiatan membaca bisa membantu melatih anak untuk fokus. (please, CMIIW) Intinya ya saya anggap ini kenalan. Kalau kata Orang Jawa kan ‘witing tresno jalaran soko kulino’ :p

Intinya: Jangan menyerah, Buibuk!

Pilih-pilih buku untuk anak <1 tahun

Berikut tips dari saya berdasarkan pengalaman pribadi (namun kembali lagi yaaa, setiap anak kan beda-beda, hehehe):

  • Sebisa mungkin pilih board book karena akan besar kemungkinan anak untuk meremas, merobek atau memakan halaman buku. Alternatifnya adalah buku dari kain, walaupun jadinya nggak terlalu melatih motorik halus anak untuk membolak balik halaman buku.
  • Pilih yang gambarnya tidak terlalu ramai dengan warna yang kontras.
  • Pilih yang teksnya sedikit-sedikit dan hurufnya besar-besar. Kalau yang ceritanya panjang dan gambarnya sedikit, dijamin si anak sudah melengos kemana-mana, hehehe.
  • Lebih interaktif lebih baik, misalnya yang membuat kita menirukan suara-suara atau ekspresi-ekspresi. Anak akan lebih tertarik dan bisa jadi stimulasi sensori yang baik.

Review dan Rekomendasi Buku

Nah, saya mau sharing salah dua buku dari penerbit lokal, Rabbit Hole, yang jadi favorit Antariksa. Saya yakin banyak yang sudah sering dengar dan lihat buku-buku Rabbit Hole bersliweran di timeline. Buku-bukunya bagus dan memang ditulis oleh psikolog, Mbak Devi Raissa. Setiap buku ada peruntukkan rentang umurnya masing-masing. Nah, berikut yang sudah saya kenalkan ke Antariksa:

Hmmm…

Buku ini lucu dan ideal banget untuk perkenalan ke anak-anak yang masih tahap eksplorasi. Halamannya keras dan tebal (board book), gambarnya besar-besar dengan fitur sentuh dan rasa jadi bisa dipegang-pegang dan menarik perhatian anak. Buku ini mengenalkan anak kepada emosi-emosi manusia seperti marah, takut, jijik, atau bahagia. Jujur, sebelum baca buku ini saya nggak pernah kepikiran mengajarkan anak untuk memahami perasaannya. Sekarang saya jadi lebih concern untuk membuat anak mengerti tentang apa yang dia rasakan.

Harga resminya: Rp.185.000

Hop!

Hop! juga merupakan board book yang sangat lucu untuk anak. Hop! menceritakan tentang proses tumbuh kembang; dari bayi hingga dewasa, dari ulat menjadi kupu-kupu. Halamannya hanya ada 10, dan semuanya dilengkapi dengan fitur dorong, tarik, putar, geser. Setiap halaman sangat interaktif dan menarik, namun kalau dari pengalaman saya, Antariksa belum terlalu mengerti cara ‘bermainnya’ sehingga harus saya dampingi.

Harga resminya: Rp.160.000

Saya pribadi salut dan nge-fans banget sama penerbit buku anak lokal ini karena terasa sekali passion untuk mengedukasi serta visi misi-nya yang lebih dari sekedar bisnis buku. KEREN! Mudah-mudahan makin banyak buku anak lokal berkualitas seperti ini ya.

Seperti yang sudah saya bilang, buku-buku Rabbit Hole sudah beredar luas ke seluruh Indonesia. Saya dapat dari salah satu reseller resminya yaitu @mamijoybabies (LINE ID: mamijoybabies, WhatsApp: 082260947713). Silakan dicek akun Instagramnya kalau belum punya dan naksir dengan buku-bukunya Rabbit Hole soalnya suka ada promo bundling (beli sepaket), flash sale, promo gratis ongkos kirim dan penawaran buku-buku yang reject sedikit dengan diskon sampai setengah harga. Menarik kan? :D

Eh, ibu-ibu atau man-teman yang punya rekomendasi buku anak lokal lagi boleh berbagi di komentar yaaa :)

Thanks for reading!

Advertisements

Leave a Reply