Movies, Review
comments 7

Rom Com Pilihan Ibu-Ibu PMS Part 1

Ada waktu-waktu tertentu dimana saya merasa malas ngapa-ngapain, laper melulu, dan lebih sensitif. Tanpa harus melihat kelender, kalau tanda-tanda tersebut sudah datang, saya langsung tau kalau saya akan segera kedatangan tamu bulanan, hahaha :p Salah satu tanda khusus lainnya adalah: tiba-tiba ingin nonton rom com alias romantic comedy.

Walaupun mungkin dianggap sepele, dangkal, komersil, menye-menye, nggak realistis, cheesy, dst dst, bagi saya banyak film komedi romantis yang sukses mencapai tujuannya: menghibur audiens (dan dapat untung besar hahaha). Audiensnya ya ibu-ibu warga sipil seperti saya ini lah, yang nggak kritis-kritis banget sama film. Harus diakui memang ada sih rom com yang terlalu ‘kancut’ dan membuang setidaknya 1,5 jam dalam hidup kita yang berharga ini. Namun saya nggak pernah kapok untuk mencari atau terima rekomendasi film-film macam ini :p

Nah, gara-gara teman saya si Opat berbagi list rom com favoritnya, saya juga mau ikutan nih menulis list rekomendasi komedi romantis versi saya. Supaya nggak kepanjangan saya bagi jadi 2 part. Sekali lagi, ini standarnya ibu-ibu PMS loh ya, bukan Roger Ebert jadi buat para kritikus film berat yang bahasannya film-film Cannes ga usah lanjut baca yaa :’))) MALU AKU!

Serendipity (2001)

Jonathan (John Cusack) dan Sara (Kate Beckinsale) bertemu pada suatu malam dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun Sara sangat percaya dengan konsep ‘kalau jodoh nggak akan kemana’ dan mengujinya dengan menulis nomer teleponnya pada uang 5$ dan buku ‘Love in the Time of Cholera’. For Sara, if they’re meant to be together, they’ll find a way to be in contact to each other. Ternyata mereka kehilangan kontak satu sama lain (lebok tahhhh…) walaupun bertahun-tahun Jonathan berusaha mencarinya, sampai akhirnya pasrah dan bertunangan dengan wanita lain.

Kenapa harus nonton: John Cusack gemes maksimal. Eh ceritanya juga deng bikin gemes… HAHAHA.

13 going 30 (2004)

Jenna adalah seorang gadis berusia 13 tahun pada umumnya yang ingin ‘fit in’ dengan anak-anak populer di sekolahnya. Dia memiliki sahabat bernama Matt yang selalu menyukai dan memperhatikannya. Pada hari ulang tahunnya Jenna dipermalukan oleh anak-anak populer sehingga saat itu dia ingin sekali menghilang dan ‘lompat’ ke masa depan dimana ia berusia 30. Ternyata harapannya terkabul. Tiba-tiba Jenna terbangun sebagai wanita dewasa (Jennifer Garner) yang sukses sebagai editor di majalah terkenal tanpa mengetahui apa-apa yang terjadi sebelumnya. Jenna pun mencari Matt yang sudah dewasa (Mark Ruffalo) untuk mengetahui apa yang telah terjadi sebelumnya.

Kenapa harus nonton: Harus diakui ini cheesy dan nggak realistis, tapi menurut saya Jennifer Garner ‘cute‘ banget aktingnya. Bahkan film ini ratenya fresh (64%) di Rotten Tomatoes! Lalu ya tentu aja untuk lihat Mark Ruffalo di masa muda sebelum jadi Hulk yang tatapannya udah teduh tapi bikin meleleh bak kanopi garasi. Duh.

Bonus: Buat ibu-ibu yang lagi cari keteduhan dan belum mendapatkannya dari payung Sosro terdekat, mungkin bisa konsultasi ke Mark Ruffalo muda dengan cek link ini.

2 Days in Paris (2007)

Marion (Julie Delpy) adalah seorang fotografer Prancis yang tinggal bersama kekasihnya, Jack (Adam Goldberg) desainer interior asal Amerika Serikat di New York. Mereka melakukan perjalanan ke Eropa dan tinggal selama 2 malam di rumah orang tua Marion di Paris sebelum pulang. Di sana Jack cukup banyak mengalami ‘gegar budaya’, merasa ‘lost in translation’ dan kaget saat mengetahui hubungan Marion dengan mantan-mantan pacarnya yang sangat kasual. Dalam 2 hari di Paris, hubungan keduanya pun diuji. *hazek, sok meyakinkan banget gueee bikin sinopsis*

Kenapa harus nonton: Oke, ini sebetulnya bukan tipikal rom-com ibu-ibu yang romantis dan bikin melting sih. Ini lebih indie, tapi asli, film besutan Julie Delpy ini kocak banget menurut saya, apalagi kalau yang cukup familiar dengan stereotype Parisian. Selain itu, kedua orang tua Julie Delpy juga main di film ini dan berperan sebagai ayah dan ibu Marion. Buat penggemar trilogy Before Sunrise, Sunset, Midnight sepertinya bakal suka :D

Love Actually (2003)

Aduh, kalau film yang ini sepertinya nggak usah dijelasin lagi kali ya? :’))) Film favorit sejuta umat banget terutama kalau sudah akhir-akhir tahun menjelang Natal, apalagi bertaburan bintang-bintang macam Hugh Grant, Keira Knightley, Colin Firth, Alan Rickman sampai Mr. Bean Alias Rowan Atkinson. Ada 9 cerita cinta di film ini yang saling berhubungan namun berjalan masing-masing, mulai dari pria yang diam-diam mencintai istri sahabatnya, perdana menteri yang jatuh cinta pada stafnya, sampai penulis yang jatuh cinta pada wanita Portugal yang tidak bisa Bahasa Inggris sama sekali.

Kenapa harus nonton: Karena nano-nano banget, senang, sedih, lucu, sebel, gondok, dst. Saya udah nggak keitung berapa kali nonton ulang ini dan tetep favorit adegan Hugh Grant joget-joget yang berakhir awkward. HAHAHA. (Iya, iya, udah lah udah ga bisa jaim lagi kalau gini mah…)

No Strings Attached (2011)

Emma (Natalie Portman) dan Adam (Ashton Kutcher) adalah teman lama yang kembali dipertemukan pada beberapa kesempatan di tahun-tahun berikutnya. Adam yang sifatnya lebih ceria dan melankolis sebetulnya tertarik kepada Emma namun Emma bekerja sebagai dokter dengan jam kerja yang sangat padat. Ditambah lagi Emma selalu merasa bahwa dirinya tidak cocok memiliki hubungan ‘resmi’ dengan segala printilannya yang membuat hidupnya lebih rumit lagi. Keduanya pun memutuskan untuk menjalin hubungan tanpa komitmen dan berjanji untuk tidak jatuh cinta sama lain. Apakah mereka sanggup? #pertanyaanretorik #huahaha

Kenapa harus nonton: Haha, aduh kalau ceritanya sendiri sih super cheesy dan rom com Hollywood banget… tapi saya suka banget sama Natalie Portman. Menurut saya Natalie Portman ini mau filmnya senorak apapun, mau dia jadi peran apapun, mau nggak didandanin sama sekali pun, tetap mempesonaaa. Kalo Aston Kutcher sih udah jelas ya khanteng khanmaen. Sekian. #mamakmamakshallow #whatdoyouexpectfromme #iwarnedyou

Oke, saya lanjut 5 lagi nanti di part 2 yaaa… :’))) Gimana, buibuk, kakak kakak, ada yang sama kah list kita? Atau ada yang mau kasih tau rom com favoritnya di komentar? Silakan yaaa :D

Advertisements

7 Comments

  1. Puty, aku malah kurang suka Love Actually. Walaupun cast-nya oke-oke, tapi nggak fokus ke cerita menye nan cheesy =)))

    I am expecting Leap Year on Part 2.
    One Fine Day-nya George Clooney Puuutt. Itu gemas bangeeet. Teduhnya bisa ngelebih kanopi, hahahaha.

  2. Ok aku akan nonton 2 days in paris. Aku pun suka nonton romcom karena yaaa kadang kita hanya butuh hepi hepi tanpa analisa. ?
    Romcom yang aku suka apa yahhh hmm love actually suka..my bestfriend’s wedding suka..bentar kok jadi lupa yah?

  3. Setuju sama di atas buat One Fine Day. Gw yang bolak-balik ditonton adalah The Object of My Affection sama My Best Friend’s Wedding. Walopun endingnya ya gitu deeeh… *masokis

  4. retno says

    hmm yang udah saya tonton itu 13 going 30 ma love actually, 13 going 30 lucu (n_n). kl saya suka 500 days of summer dan the proposal (karena ryan renoldsnya)

  5. ini yang belum aku tonton cuma 2 days in paris dan sebenernya emang penasaran banget sih. sisanya favoritku semua. apalagi serendipity dan 13 going 30. trus setuju banget sama pendapat mbak puty ttg natalie portman. dia mah main apa aja kayaknya cakep. :D

  6. Notting Hill!!!! sama You’ve Got Mail karena email-emailan sama stranger dan toko bukunya itu super gemassssss :3

Leave a Reply