Review
comment 1

Scooter Ajaib Baru Antariksa!

Akhir tahun lalu saya dapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan Micro Scooters dalam rangka Hari Ibu. Pada kolaborasi yang disebut #MicroMomxbyputy ini saya membuat beberapa artwork untuk kemudian dilombakan. Selama proses menggambar, saya tentu browsing produk-produk Micro Scooters dan tentu saja jadi naksir banget apalagi waktu lihat deretan selebritis seperti Hugh Jackman sampai Mel C yang pakai brand ini.

Alhamdulillah ternyata di tahun 2018 ini Antariksa dapat kesempatan untuk mencoba salah satu produk Micro yaitu: Micro Mini 2go Deluxe! Pas banget untuk dimanfaatkan karena memang Antariksa sudah sampai pada tahap harus banyak bergerak dan main di luar rumah untuk mengembangkan kemampuan motorik kasarnya.

Nah, terus kenapa judulnya scooter ajaib?

Apakah ini click bait?

Nggak dooonggg…

Saya bilang ajaib karena Micro Mini 2go Deluxe ini bisa dipakai mulai dari umur 18 bulan sampai nanti sekitar 5 tahun (maksimal berat anak 35 kg / tinggi 110 cm). Kok bisa? Yup, karena ada 2 mode yaitu mode duduk dan berdiri. Untuk mode duduk sendiri didukung oleh fitur tambahan berupa dudukan yang bisa dilepas sewaktu-waktu kalau si anak sudah siap main dengan mode berdiri. Nah, yang bikin gemes dari mode duduk adalah: tempat dudukannya itu bisa berfungsi jadi bagasi! OMG, saya udah kebayang Antariksa nganterin saya beli ketoprak terus ketopraknya dititipin di bagasi skuter :’)))

Ajaib dan tentunyaaa… HEMAT YA BUIBUUU, sekali beli bisa buat bertahun-tahun :3

Sebelum lanjut cerita panjang lebar, saya harus kasih tau dulu kalau Micro Scooters ini punya berbagai varian yang mengakomodir berbagai usia dari anak usia 18 bulan hingga untuk dewasa.  Kalau bingung mau pilih produk yang mana yang cucok untuk anak kita, bisa cek-cek di sini yaa :) Selain itu Micro juga punya produk-produk lain yang sangat mendukung mobilitas kita misalnya Micro Trike, namun akan saya bahas di lain kesempatan. #uhuk #colekTeamMicro #dicolekbales #pakegarpu

Unboxing Micro Mini 2go Deluxe

Okay, sebelum review, saya mau cerita dan sharing foto-foto waktu unboxing ya :)

micro scooter dalam box

komponen Micro Scooter dalam box

Komponen Micro Mini 2go Deluxe dalam boks

Gampang kok merakitnya, nggak perlu alat tambahan karena sudah disediakan kunci L juga :) Kunci L ini dipakai untuk memasang si dudukannya saja kok, sementara kalau nggak pakai dudukannya sih tinggal colok si T-bar. Easy peasy strawberry laaahhh, apalagi kalau minta tolong rakitin suami yang dulu hobinya merakit logging tools di rig, HAHAHAH~

merakit micro scooter

Kalau mau lihat video unboxing dan perakitan yang betulan bisa cek di sini ya.

Saatnya Jalan-Jalan!

Nah, berhubung perakitnya juga sedang day off, jadilah setelah dirakit kemarin kami langsung jalan-jalan untuk test drive. Nah, di sini boleh dibilang kalau salah satu kelemahan Micro Mini 2go Deluxe ini adalah: nggak bisa dilipet-lipet. Kalau sedang dalam mode duduk juga agak ribet kalau mau diknock down (harus pakai si kunci L), tapi kalau nggak pakai dudukan sih gampang kok melepas T-barnya.

Namun berhubung dimensinya nggak besar-besar banget sih jadi masuk dengan cantik aja ke city car kami. Beratnya pun kurang dari 2kg. Salah satu solusinya kalau mau dibawa liburan adalah di-disassemble dulu, lalu nanti begitu sampai tujuan dirakit lagi :D

micro dalam mobil

Nangkring cantik :3

Begitu sampai di mall Antariksa langsung meluncur ganteng. Sebetulnya saya sendiri khawatir karena Antariksa sebetulnya belum 18 bulan (tepatnya baru 16 bulan) dan masih belum seimbang banget. Namun ya namanya anak-anak kalau sudah main ya langsung bhay-bhay. Tinggal lah ibunya deg-degan setengah mati :’)))

Berhubung Antariksa belum bisa ngomong, jadi saya nebak-nebak aja sih kalau dia merasa nyaman dan senang main Micro Mini 2go Deluxe ini. Mungkin rasanya seperti naik sepeda tapi nggak pakai dikayuh ya?

Namun setelah beberapa kali meluncur bebas, saya nggak kuat deg-degan takut dia jatuh. Perlu diingat lagi pada dasarnya ini adalah scooter, sehingga walaupun kokoh dan ajeg banget, tapi tetap memerlukan daya keseimbangan diri yang lebih tinggi daripada sepeda roda tiga atau empat. Sebetulnya bagus buat latihan keseimbangan, namun ya resiko jatuh juga lebih besar. Oh iya, ngomong-ngomong soal jatuh, ini sebetulnya bisa diantisipasi dengan memakaikan helm dan pelindung lutut serta siku bagi anak, tapi Antariksa belum beli :p

Akhirnya setelah beberapa luncuran dan dapat foto-foto yang bagus saya sudahi dulu sesi main scooter di mall ini :’)

naik micro scooter mode duduk

micro scooter mini 2go deluxe

Jadi kesimpulannya?

Oke, kesimpulannya:

  • It’s worth the price karena bisa dipakai dari anak umur 1.5 tahun sampai 5 tahunan! Dari segi material juga terasa kokoh dan bakal awet lah.
  • Model dan warnanya kece banget! Amat sangat menunjang gengsi! Berasa kemiripan sama Jessica Alba naik setingkat lah #digaplok
  • Gemes banget kalo mode duduk, dudukannya bisa jadi bagasi :3
  • Minusnya adalah nggak foldable kalau mode duduk, jadi harus ada usaha lebih kalau mau dibawa jalan-jalan cantik

Oh iya, produk-produk Micro Scooters bisa dibeli di Central Dept. Store, ELC, Toys Kingdom, Toys City, Wilio, Suzanna, Willo (Surabaya), Balonku (Bali), atau beli online di sini.

Sekian dulu dari saya. Kalau ada teman-teman yang sudah coba main Micro Scooters, boleh dong share pengalamannya di sini :D

Cheers!

1 Comment

Leave a Reply