Featured On, Motherhood
comments 3

Berkreasi Tanpa Henti di Rumah

Jumat pekan lalu saya mendapat kehormatan untuk jadi salah satu pembicara untuk acara Jumma Kids, ‘Berkreasi Tanpa Henti di Rumah’ yang disingkat ‘Betah di Rumah’. Jumma Kids adalah clothing line lokal asal Bandung yang didirikan oleh Winny Caprina, seorang ibu dari dua anak. Saya sendiri sudah tau dan jadi customer Jumma Kids sejak 2016, oleh karena itu saya senang banget waktu salah satu sahabat yang sekarang menjadi konsultan digital branding-nya Jumma Kids menawarkan untuk jadi pembicara.

YA LANGSUNG MAU LAHHH~~~

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

Berbagi Pengalaman Pribadi

Jumma Kids sendiri memang rutin mengadakan kegiatan komunitas bertema parenting dan women empowerment. Acara ‘Betah di Rumah’ ini sendiri terinspirasi dari banyaknya ibu-ibu muda yang memilih untuk nggak bekerja kantoran namun tetap ingin produktif dan punya penghasilan dari rumah. Jumma Kids juga lahir dari latar belakang yang sama, oleh karena itu Mbak Winny memutuskan untuk berbagi pengalamannya di acara ini.

Sebagai pemilik bisnis kecil-kecilan yang juga punya cita-cita untuk membesarkan usaha, saya dapat banyak banget inspirasi dan motivasi dari Mbak Winny. Mbak Winny cerita bagaimana memulai Jumma dengan modal sendiri dan akun IG Jumma Kids berpengikut 4 orang. (Sampai tulisan ini saya buat, followers @jummakids sekarang sudah hampir 98 ribu dan akunnya pun sudah punya blue badge!)

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

Saya sendiri berbagi pengalaman pribadi saya seputar keputusan berhenti kerja, memulai bisnis ilustrasi, ngeblog secara profesional, dan menulis buku ‘Happiness is Homemade’. MC hebring yang juga ibu dari 2 anak, Aggy Rachmawati, turut membuat acara jadi seru sekaligus hangat karena jadi betul-betul ‘Dari Ibu-Ibu, Untuk Ibu-Ibu, Oleh Ibu-Ibu’. Saya yang tadinya super grogi karena harus menceritakan perjalanan hidup sendiri akhirnya malah ‘keluar aslinya’ yang berjiwa Ke-Nunung-Nunung-an, HAHAHAH.

Selain Mbak Winny dan saya, ada Meirna Afsari alias Minceu yang membawakan materi digital branding. Walaupun sifatnya teknis namun presentasi dari Minceu ini menurut saya bikin acara ini menjadi lengkap karena memberi inspirasi, motivasi, dan ilmu dari praktisi. Minceu yang sudah menangani puluhan brand start up lokal memaparkan berbagai hal dasar yang harus diketahui untuk membangun sebuah brand, mulai dari pentingnya memiliki website khusus sebagai ‘rumah’ bagi bisnis kita, sampai penjelasan bagaiman beriklan di media sosial dengan efektif.

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

Sesi Tanya Jawab

Setelah istirahat sejenak, dibuka lah sesi tanya jawab bagi para peserta. Seperti yang saya duga, (berdasarkan dari pengalaman di acara-acara sebelumnya) sesi tanya jawab bersama ibu-ibu pasti bernafaskan curahan hati dan waktunya selalu kurang :p Ya, justru inilah yang selalu bikin saya semangat ikut sharing session: bisa memberi sekaligus menerima semangat.

Salah satu hal yang paling berkesan adalah motivasi dari Mbak Winny yang kurang lebih begini isinya: “Untuk menemukan potensi diri, ya kita harus menggali diri sendiri dan cari apa yang kita punya. Jangan malah sibuk membandingkan diri dengan ibu-ibu lain lalu menyalahkan diri karena kita nggak punya apa yang dimiliki orang lain. Kalau kita fokus pada orang lain, kita nggak akan bisa memaksimalkan potensi diri kita sendiri.”

Very very very well said.

Sesi Tanya Jawab

Acara pun ditutup dengan rangkuman dari Mbak Yovi, seorang psikolog (yang ternyata juga sudah punya buku ‘Happiness is Homemade’ sebelum acara… kyaaaa senang bangettt…) Saya pun nggak bisa berhenti manggut-manggut mendengarkan penjelasannya. Mbak Yovi bicara tentang bagaimana menjadi seorang ibu seharusnya nggak membuat kita meninggalkan peran kita sebelumnya. Peran sebelumnya? Yup, peran sebagai anak, sebagai istri, sebagai teman, sebagai bagian dari masyarakat yang butuh aktualisasi diri. Oleh karena itu, wajar banget jika kita sebagai ibu-ibu kadang merasa jenuh ataupun ingin membuktikan diri melalui media sosial. Wajar banget. Tinggal bagaimana kita mengelolanya menjadi sesuatu yang positif.

Sungguh melegakan waktu mendengar ini langsung dari psikolog :’)

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

Mbak Aggy, Mbak Yovi, Mbak Winny, Minceu, Saya

Senang sekali bisa berbagi, dan sekali lagi, terima kasih Jumma Kids sudah mengundang saya :) Terima kasih juga untuk semua ibu-ibu yang dateng, sungguh senang bisa bertemu dengan teman-teman semua.

Terima kasih energi positifnya dan sampai ketemu di acara lainnya!

Berkarya Tanpa Henti di Rumah Jumma Kids

(PS: Untuk melihat acara-acara yang pernah saya hadiri dan yang akan saya hadiri, silakan cek di halaman ‘Event Speaking’ yang juga bisa diakses dari menu di atas)

(Foto-foto: Dokumentasi dari Team Jumma Kids)

 

3 Comments

  1. ? “Kalau kita fokus pada orang lain, kita nggak akan bisa memaksimalkan potensi diri kita sendiri.” Ini iya banget! Tapi sampe skr saya masih belum dapet nih, sebenernya saya ini punya potensi apa yang bisa lebih saya kembangkan agar lebih manfaat :D Kurang muhasabah kya nya, kurang menggali, hehe..

  2. Melihat kesuksesan orang lain harus jadi motivasi :D tapi bukan untuk jadi seperti dia, motivasi untuk bisa menggali potensi seperti yang dia lakukan. Salah satu yang menginspirasi adalah mba Puty :D

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.