All posts filed under: Daily Life

Inspirasi dan Cerita dari Resonation 2017

Hari Sabtu lalu saya ikut sebuah women empowerment conference bertajuk Resonation 2017. Acara ini diselenggarakan oleh Resonance yang digagas oleh Nina Moran. Nina Moran ini lah yang (bersama dengan saudari-saudarinya) membuat majalah Gogirl!. Berhubung majalah Gogirl! ini hits banget waktu saya SMA, saya tentu termasuk salah satu follower Moran sisters. Resonation 2017 menghadirkan Sophia Amoruso, penulis buku #Girlboss yang menceritakan pengalaman pribadinya mendirikan sebuah bisnis pakaian bekas online Nasty Gal. #Girlboss sendiri sekarang menjadi sebuah brand baru yang dikembangkan oleh Sophia juga dibuatkan serialnya di Netflix. Selain Sophia Amoruso, sederetan wanita (dan pria) keren menjadi pembicara maupun fasilitator untuk sesi group discussion. Waktu membaca publikasi acara ini, saya langsung berminat ikutan dan beli pre-sale ticketnya walaupun jujur saja saya bahkan bukan fansnya #Girlboss (I gave 2 stars for the book). Saya langsung berminat ikutan karena ingin dapat inspirasi seputar entrepreneurship dan berharap bisa ketemu dengan para wanita hebat yang berpengalaman di bidang bisnis dan manajemen. Acara ini menjawab keinginan saya and it even exceeded my expectation. Inspirasi yang saya dapat bukan cuma soal entrepreneurship. Lebih dari itu. Mudah-mudahan …

Advertisements

Tips,Trik & Packing List Traveling Bersama Bayi <6 Bulan

Salah satu hal yang segera terpikir oleh saya setelah Antariksa mulai pintar menyusu sehingga tidak terlalu banyak drama lagi di antara kami adalah: aduh kapan bisa traveling lagi ya?Huahaha :p Waktu saya hamil beberapa teman bilang: “Puas-puasin deh babymoon, nanti kalau sudah lahiran nggak bisa jalan-jalan dulu.” Well, alhamdulillah, ternyata kami sempat ke Yogyakarta waktu Antariksa umur 3 bulan lebih dan ke Singapura waktu Antariksa umur 5 bulan. Jadi apakah setelah punya bayi bisa traveling? Ya dan nggak (lah, jawaban macam apa ini, hahaha). Ya, bisa traveling, tapi nggak traveling seperti waktu single atau berduaan sama pasangan. Nggak ada lagi cerita stick to itinerary yang padat, nggak ada lagi cerita nginep di hostel backpacker yang sekamar isinya 12 orang, apalagi nginep di bandara. Sudahlah, masa-masa itu sudah berlalu :p Baca juga: Artikel-artikel favorit di blog ini berkaitan dengan traveling on budget  Nah, berhubung beberapa teman yang baru menjadi orang tua maupun calon orang tua baru ada yang tanya-tanya ke saya, saya mau sharing sedikit tips & trik untuk teman-teman yang mau ‘buru-buru’ traveling lagi setelah punya anak bayi, yaitu waktu bayi …

Apakah Menjadi Ibu di Rumah Artinya Mundur Dalam Aktualisasi Diri?

Hari Sabtu lalu saya ketemuan dengan rekan seperjuangan waktu kerja sebagai wellsite geologist dulu. Berhubung jumlah wellsite geologist perempuan nggak banyak, mau nggak mau kami jadi dekat satu sama lain (eh, saya sih berasa dekat banget ya, mudah-mudahan kalian merasakan hal yang sama HAHA *sedih dong kalau nggak diakui*). Sudah 4 tahun berlalu sejak terakhir saya naik rig dan kalau dingat-ingat jadi kangen, hehe. Mungkin nggak semua orang suka kerja di rig tapi saya termasuk yang bisa menikmati. Saya introvert, suka kerja di malam hari, dan saya punya hobi yang bisa dilakukan di rig kalau bosan: baca buku, menulis, dan gambar-gambar. Saya juga menikmati banget hidup minimalis, nggak usah repot dandan sebelum kerja, baju juga cukup 2 stel, kantor jaraknya cuma beberapa langkah dari kamar dengan stok kopi dan cemilan unlimited, plus makanan selalu tersedia 4x sehari. Gaji awet, cuti pun banyak, hehehe. Tentu yang diingat-ingat  di atas adalah yang indah-indahnya. Lain waktu lagi ya cerita soal tekanan dan resiko kerja yang super tinggi :p Ya namanya juga lagi kangen, pasti yang diinget yang indah-indahnya dong. *kasih mic buat …