All posts filed under: Review

Skin Care Newbie – The Enlightenment (Part 1)

Sejak menikah dan mengarungi bahtera Long Distance Marriage (LDM) Balikpapan – Egham, saya sepertinya ‘lupa’ banget sama perawatan kulit. Sehari-hari paling pakai sabun cuci muka dan make up remover sepulang kantor. Di samping kenyataan kalau kulit saya nggak manja (baca: badak) dan nggak terlalu bermasalah, saya pikir waktu itu “Paling dilihat suami via Skype doang.” :p Begitu suami kembali ke Indonesia, saya pun hamil. Begitu hamil saya langsung mikir kalau perawatan muka tercukupi dengan cuci muka pakai sabun homemade & toner cuka apel supaya alami, plus dibantu dengan Equil Derma Hydration Dew. Bisa ditebak setelah melahirkan kulit pun makin ‘amburadul’. Pregnancy glow pergi, stress menyusui datang dan hari-hari begadang pun dimulai. Begitu Antariksa hampi masuk usia 4 bulan, saya pun mulai mendapat sinyal-sinyal dari semesta untuk insyaf dan kembali memperhatikan kulit wajah saya. Beberapa teman di timeline mulai posting soal 10 steps Korean skin care routine. Saya pun ‘tergerak’ waktu baca komentar-komentar yang berseliweran di timeline. Ada yang bilang kalau skin care itu sebetulnya untuk memancarkan inner beauty karena dengan kulit yang sehat dan glowing, make up nggak perlu tebal-tebal. Ada juga yang bilang kalau …

Jalan-Jalan Bersama Antariksa: Singapura (Part 2)

Mumpung belum lupa dan belum kelamaan, saya mau lanjut cerita jalan-jalan ke Singapura bersama Antariksa yang usianya 5 bulan. Baca juga: Jalan-Jalan Bersama Antariksa: Singapura (Part 1) Oh iya, ngomong-ngomong soal 5 bulan nih, saya cukup sering bertukar cerita dengan teman-teman yang suka traveling bareng anak. Menurut mereka traveling dengan anak pada tiap jenjang usia ada suka dukanya masing-masing. Cukup banyak yang bilang kalau usia 3-6 bulan adalah usia yang cocok untuk mengajak bayi jalan-jalan karena belum terlalu banyak ‘pecicilan’ kesana kemari dan masih usia ASI / PASI eksklusif, jadi nggak perlu repot bawa bahan + perlengkapan untuk makan makanan tambahan. Namun berhubung pada umumnya bayi usia 3 – 6 bulan belum bisa duduk tegak tanpa bantuan, jadi lebih ‘tricky’ saat memangku sepanjang penerbangan dan menggendong kalau lagi ngambek sama strollernya.

Book Review: Imaji Terindah

Sebuah kebahagiaan bagi saya menerima kiriman buku dari Sitta Karina. Pikiran saya langsung kembali ke tahun 2004, waktu saya masih duduk di bangku SMA. Yup, saya adalah pembaca novel Lukisan Hujan edisi pertama. Sebagaimana anak umur 13 tahun pada umumnya, saya jatuh cinta banget pada Diaz Hanafiah (dan seluruh keluarga Hanafiah-nya). Kalau bahasa jaman sekarangnya sih: baper berat! Sitta Karina mampu menceritakan detil-detil setting adegan dan bikin lutut lemas. Di novelnya Sitta Karina menghadirkan sosok anak-anak konglomerat Hanafiah yang luar biasa (kaya raya, ganteng, jago ini itu, kalau jalan-jalan ke luar negeri entengknya bagaikan jalan-jalan ke dari Tebet ke Salemba), romantis dan ‘menyerah’ pada cewek yang biasa-biasa saja. Siapa juga cewek dari kalangan warga sipil biasa yang lutut dan hatinya nggak jadi lemas? :p