All posts tagged: 2017

Summing Up 2017

Alhamdulillah, tahun 2017 menjadi tahun yang memberi saya kesempatan untuk mengeksplorasi lebih lanjut hal-hal yang sudah saya mulai sebelum mantap menjadi Working at Home Mom. Tahun ini betul-betul rezeki saya bisa mendapat kesempatan untuk: Menerima commisions (termasuk yang non-profit, mudah-mudahan jadi berkah, aamiin) Mempublikasikan set sticker LINE Mencoba pekerjaan sebagai notulen + penerjemah + editor Meluncurkan koleksi Fat Bunny (walau cuma satu koleksi, alhamdulillah sempat restock dan sold out :’) Sungguh senang dan terharuuu…) Menulis & menggambar 2 buku + 1 komik Berkolaborasi dengan beberapa brand :3 Ikut beberapa workshop seperti brush lettering nya @besinikel, making illustrated map-nya Mbak Ayang Cempaka, dan playing with clay-nya Brombie Lab. Belajar lagi stop motion, animasi sederhana, mengedit video dan siap untuk belajar vlog lebih banyak tahun depan Ketemu dan kenal lebih banyak orang-orang keren yang membawa efek positif dan inspirasi :3 Tahun ini saya betul-betul bisa memaknai bahwa rezeki itu datangnya tidak hanya dalam bentuk materi, tapi juga kelapangan, kesempatan, dan inspirasi.

Menjadi Working at Home Mom Sepanjang 2017

Tahun 2017 merupakan tahun dimana saya betul-betul menjalani peran sebagai Working At Home Mom (WAHM). Alhamdulillah, sepanjang tahun saya cukup banyak pekerjaan, mulai dari pesanan ilustrasi / commission, kolaborasi blog dan media sosial, jualan koleksi Fat Bunny, jadi notulen + editor + penerjemah, sampai nulis buku dan bikin komik :3 Semuanya saya ‘jabanin’ dari rumah walaupun tetap ada sih sekali-sekali keluar rumah untuk meeting. Jadi apakah menjadi WAHM sesuai dengan bayangan saya dulu? Sesuai kok. Saya bersyukur nggak harus bermacet-macet setiap hari dari dan ke Bekasi,  saya bisa menyusui Antariksa penuh secara langsung (ekslusif, premium, VIP you name it lah hahaha), dan bisa ‘ngelonin’ anak setiap mau tidur siang, sore, dan malam. Namun apakah saya sudah jadi ibu yang ideal? Aduhhh jauhhh laahh… Ternyata saya jungkir balik juga membagi waktu dan perhatian untuk kerjaan dan keluarga. Apalagi pekerjaan saya banyak yang harus melibatkan mood. Sering banget saya menolak ajakan Antariksa main karena lagi ‘sibuk’ padahal kalau dipikir-pikir kan harusnya saya berhenti kerjaan kantoran karena ingin fokus sama anak. Huff.

Hello 2017

Our 2017 was started with fireworks in Lembang, Bandung. Hundreds of them, I guess, because I lost count. I stayed under the blanket covering Antariksa’s little ears hoping he could sleep well. Fireworks party has never been my thing; too bright and too loud. In the morning everything was back as usual. We had breakfast, took some photos, visited some relatives in Bandung, and went home after a terribly late lunch. On our way home, I got cold, dizzy and nauseous while Antariksa probably felt it too because he cried and only wanted to be held by me. I threw up. As soon as we got home, I had warm tea and porridge then went straight to bed with Antariksa in my hand. Well, it wasn’t my best day and in a way, I felt that I lost the good moment to start 2017; to start doing things. However, sleeping next to Antariksa and my husband after an exhausting day reminded me that a day or a year doesn’t always have to get a perfect beginning and a happy …