All posts tagged: coffee

Happiness is Homemade Book Talk

‘Happiness is Homemade’ Book Talk di Bogor

Hari Sabtu lalu tepatnya tanggal 24 Februari 2018 saya menjadi pembicara untuk acara dengan judul yang cukup panjang yaitu ‘Working at Home Mom Sharing Session & Book Talk ‘Happiness is Homemade’ with @byputy’ :’) *terharu* Yup, acara ini adalah sharing session seputar menjadi ibu yang bekerja di rumah alias ‘Working at Home Mom’ (WAHM) sekaligus bincang buku ‘Happiness is Homemade’ sebagai salah satu produknya. Acara ini diadakan di Maraca Coffee, Bogor. Hah? Bogor? Bukannya situ orang Bekasi? Tercetusnya acara ini… Hahaha, iya betul, saya memang orang Bekasi dan harus berangkat naik roket ke Bogor :’)) Sedikit cerita, acara ini sebetulnya adalah hasil ngobrol-ngobrol saya dengan Mbak Intan, penggiat komunitas ibu-ibu teladan se-Bogor yaitu ‘Ibu-Ibu Kota Hujan’ dan ‘Change Maker┬áMoms‘. Mbak Intan semangat banget ‘mendatangkan’ saya ke Bogor untuk berbagi seputar kehidupan WAHM yang dirasa cukup inspiring #asedap. Ide ini gayung bersambut banget dengan salah satu pemilik Maraca Coffee, yang tak lain tak bukan si ibu serba bisa Feni @besinikel. Saya yang sebetulnya nggak PD pun bertanya ke pihak Penerbit Bentang Pustaka, dan ternyata didukung. Baiklah. …

Cerita Lebaran

Whoa! Akhirnya saya kembali ke meja kerja untuk posting blog lagi :) Pertama, dalam rangka Idul Fitri 1438H, saya ingin mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala kesalahan saya baik di jagat maya maupun kehidupan sehari-hari. Bagi semua yang menjalankan ibadah dan puasa Ramadan, semoga kebaikan dan amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. Alhamdullillah Lebaran kemarin bisa keluarga kami gunakan untuk pulang ke Bandung, kumpul, silaturahmi dengan keluarga, dan sedikit liburan. Ini adalah Lebaran pertama kami bersama Antariksa juga Lebaran pertama tanpa Mama. Rasanya mengharukan banget :’) Lebaran hari pertama kami ke Cimahi untuk kumpul di rumah kakaknya Ayah saya yang paling tua. Saya terpaksa skip Shalat Ied karena sakit kepala akibat nggak bisa tidur malam sebelumnya. Namun setelah istirahat sebentar saya kembali fit seperti biasa dan gesit menghabiskan ketan dan sarikayo durian, haha. Antariksa pun cukup anteng dikelilingi sanak saudara dan handai taulan. Selain itu yang di luar dugaan, ternyata dia cukup betah pakai gamis mini. Sebentar-sebentar saya godain, “Assalamualaikum Pak Haji…”