All posts tagged: drawing

Zen Activity with Brushes

Pernah dengar istilah ‘Zen Activity’ (atau mungkin boleh saya terjemahkan jadi ‘kegiatan zen’)? Saya tau istilah tersebut pertama kali waktu ikutan weaving class-nya Nike Prima di Balikpapan sekitar 2 tahun yang lalu. Mbak Nike bilang kalau anyam menganyam bisa jadi salah satu kegiatan zen yang menenangkan dan bikin fokus. Saya belum menemukan sih definisi resmi dari ‘zen activity’ tapi kurang lebih kalau dielaborasi dengan keren begini kali ya: Activity that’s done with total state of focus that incorporates a total togetherness of body and mind bringing wholeness and inner peace. (Find out more about zen lifestyle here) Saya bisa mengerti sih kenapa menganyam bisa masuk kategori kegiatan zen. Namun kalau boleh jujur, saya orangnya kurang teliti sehingga sering salah kalau urusan anyam menganyam, jahit menjahit dan kawan-kawannya. Ada aja, ya kelongkap lah, keulang lah, kadang juga ketusuk lah, hahaha, kacau balau. Setelah beberapa kali mencoba, saya menyimpulkan: I’m not really ‘zen’ with weaving :p Salah satu kegiatan zen lain yang sempat ‘booming’ 2-3 tahun belakangan adalah: mewarnai. Kalau boleh jujur lagi, kegiatan ini nggak membawa kedamaian dan fokus untuk saya. Apalagi …

Advertisements

Drawing Illustrated Map with Ayang Cempaka

Mumpung masih segar banget karena baru kejadian kemarin, saya mau cerita pengalaman saya ikutan drawing class bersama Mbak Ayang Cempaka. Sebetulnya saya sudah ngefans sama karya-karyanya Mbak Ayang sejak pertama kali tau. Saya juga sudah kepengin banget ikutan kelas / workshop menggambarnya sejak diadakan oleh Living Loving tahun 2014. Namun apa boleh buat, waktu itu saya masih kerja di Balikpapan dan tanggal pulangnya selalu nggak tepat. Begitu kembali ke Bekasi, saya hamil lalu ripuh lahiran dan seterusnya yada yada~ Singkat cerita, waktu workshop / drawing class ini diselenggarakan lagi oleh Market & Museum, saya langsung tertarik untuk daftar. Ketertarikan ini langsung jadi keputusan dan tekad bulat waktu baca kalau temanya adalah peta berillustrasi / illustrated map. Wow! Kalau bahasa anak mudanya: mestakung nih, alias semesta mendukung! :p Setelah menembus kemacetan Jakarta yang hakiki, saya pun sampai di Kemang Village. Saya lumayan syok waktu tau kalau drawing classnya diadakan di tengah-tengah departemen store. Literally di tengah-tengah dong, hahahah. Untungnya saya bisa fokus walaupun tulisan ‘SALE’ ada di segala penjuru mata angin. Antara fokus sama minim budget …