All posts tagged: happiness

Memberi Itu Butuh Latihan

Saya merasa senang dan terharu waktu membaca salah satu review buku ‘Happiness is Homemade’ di Goodreads yang mengatakan: […] Oh ya satu hal pula yang sepertinya berkali ditekankan dalam buku ini adalah prinsip take and give, dan itu adalah hal yang kupercaya sebagai kunci sebuah keberlangsungan atas apapun. Senang karena reviewnya bagus. Terharu karena ada yang menangkap pesan tersirat mengenai ‘take and give‘ itu lalu menyuratkannya. Ya, saya percaya sekali bahwa kebahagiaan nggak hanya datang saat kita mendapat atau mengonsumsi sesuatu. Kebahagiaan juga muncul saat kita berbagi atau menghasilkan sesuatu. Kebahagiaan juga timbul dari memberi. Saat kita menerima, kita hanya menerima. Namun saat kita memberi, kita juga akan menerima. Saya banyak sekali belajar ini dari Ayah dan Bunda. Ayah saya sering bilang kepada saya, “Memberi itu butuh latihan. Semakin banyak latihan, semakin yakin kita bahwa jika kita memberi, kita akan mendapat lebih banyak. Semakin kita yakin, semakin banyak kita memberi. Begitu seterusnya. Nah, kalau nggak pernah latihan memberi, darimana keyakinan itu akan muncul?” “Who is it that would loan Allah a goodly loan so He …

Apa Benar Bahagia Itu Sederhana?

Hari Sabtu kemarin seorang teman datang ke rumah dan anaknya membawa mainan-mainan dari Happy Meal-nya McDonald’s yang temanya ‘Adventure Time’. Walaupun saya nggak ngikutin ‘Adventure Time’ dan cuma sekedar tau, permainan-permainan sederhana di dalamnya lucu banget dan bikin saya ingin ikutan koleksi semua variannya :’))) Toh nanti Antariksa juga bisa ikutan main dan harga paketnya pun hanya 30 ribuan. Waktu main, sambil senyum-senyum saya bener-bener mau mengucap, “Bahagia itu sederhana ya.” Namun saya nggak enak sama suami yang sudah repot-repot berburu mainan-mainan ini sepulang kantor sampai ke beberapa gerai McDonalds. Pulang kerja, capek, inginnya buru-buru pulang minum teh hangat eh ini harus mampir-mampir dulu, terus sampai rumah harus makan ayam dan kentang McD lagi. RIBET YA. Kasihan suami saya, harus bersusah-susah untuk mendapatkan apa yang akan saya kasih hashtag #bahagiaitusederhana :’) Jadi apa betul bahagia itu sederhana? Seberapa sederhana yang kita sebut sederhana?