All posts tagged: Indonesia

Belajar Tentang Mendengarkan Suara Hati di Patas Tadi Pagi

Sejak punya anak dan mudahnya menemukan ojek / taksi online, saya mulai jarang naik transportasi umum seperti angkot dan bus. Saya ini sebetulnya ‘penggemar berat’ angkot dan bus kota dengan segala lebih dan kurangnya. Biasanya dari rumah saya akan naik ojek ke gerbang kompleks, naik angkot sekali ke halte terdekat yang dilewati bus berbagai jurusan (dari Senen sampai Kalideres) lalu naik bus. Mungkin ada yang mikir, “Yah, ribet banget… Kenapa nggak naik taksi online aja? Apalagi kalau ada promo.” Tanpa bermaksud sombong, saya harus bilang kalau saya nggak keberatan secara finansial untuk naik taksi baik konvensional maupun online. Apalagi sekarang saya terhitung jarang pergi-pergi. Namun kalau pergi sendirian (nggak bersama anak atau orang tua), saya berusaha untuk bepergian dengan angkot atau bus seperti biasa. Alasan kedua adalah: saya mencoba untuk nggak mengeluhkan kemacetan sementara saya merupakan bagian dari kemacetan itu sendiri. Alasan pertamanya: sedikit banyak saya selalu belajar tentang kehidupan di transportasi umum. Tadi pagi saya janjian dengan teman untuk sarapan di Pacific Place. Berhubung saya sendirian dan SCBD gampang banget dijangkau dengan bus patas jurusan Blok M, jadilah saya naik patas …

Advertisements

Tips,Trik & Packing List Traveling Bersama Bayi <6 Bulan

Salah satu hal yang segera terpikir oleh saya setelah Antariksa mulai pintar menyusu sehingga tidak terlalu banyak drama lagi di antara kami adalah: aduh kapan bisa traveling lagi ya?Huahaha :p Waktu saya hamil beberapa teman bilang: “Puas-puasin deh babymoon, nanti kalau sudah lahiran nggak bisa jalan-jalan dulu.” Well, alhamdulillah, ternyata kami sempat ke Yogyakarta waktu Antariksa umur 3 bulan lebih dan ke Singapura waktu Antariksa umur 5 bulan. Jadi apakah setelah punya bayi bisa traveling? Ya dan nggak (lah, jawaban macam apa ini, hahaha). Ya, bisa traveling, tapi nggak traveling seperti waktu single atau berduaan sama pasangan. Nggak ada lagi cerita stick to itinerary yang padat, nggak ada lagi cerita nginep di hostel backpacker yang sekamar isinya 12 orang, apalagi nginep di bandara. Sudahlah, masa-masa itu sudah berlalu :p Baca juga: Artikel-artikel favorit di blog ini berkaitan dengan traveling on budget  Nah, berhubung beberapa teman yang baru menjadi orang tua maupun calon orang tua baru ada yang tanya-tanya ke saya, saya mau sharing sedikit tips & trik untuk teman-teman yang mau ‘buru-buru’ traveling lagi setelah punya anak bayi, yaitu waktu bayi …

Cerita Bazaar, Mamak-Mamak Ganas dan Jasa Titip

Hari Selasa kemarin saya datang ke sebuah acara bazaar dengan diskon hingga 70% dari perusahaan retail yang mendatangkan brand-brand Internasional. Salah satunya adalah favoritnyaibu-ibu kelas menengah ke atas masa kini, Mothercare, serta mainan untuk bayi dan anak-anak, ELC. Saya sendiri (harus ngaku) termasuk golongan mamah muda yang mau barang sebagus-bagusnya dan harga semurah-murahnya :’) Sebetulnya kalau untuk pakaian anak saya nggak pernah silau sama brand. Baju cukup yang murah meriah asal bahannya cukup nyaman, satu dua boleh lah yang agak bagus untuk pergi-pergi. Namun kalau bicara mainan bayi dan batita, saya mau agak repot cari harga paling kompetitif (walau nggak murah-murah amat) dari barang yang punya standar kualitas tertentu. Maka datanglah saya bersama Bunda, Mbak ART dan Antariksa ke acara berjudul ‘Spectacular Bazaar’ ini di Senayan City jam 10:30 (FYI, event bazaar ini dibuka jam 10:00). Kebetulan sahabat saya kerja untuk perusahaan retail tersebut dan secara resmi para karyawan mendapat privilege membawa keluarganya (dengan jumlah maksimal tertentu) tanpa harus antri masuk. Saya pun langsung mau sujud syukur bisa masuk tanpa harus mengantri karena antriannya kira-kira begini: