All posts tagged: itinerary

Jalan-Jalan Bersama Antariksa: Singapura (Part 2)

Mumpung belum lupa dan belum kelamaan, saya mau lanjut cerita jalan-jalan ke Singapura bersama Antariksa yang usianya 5 bulan. Baca juga: Jalan-Jalan Bersama Antariksa: Singapura (Part 1) Oh iya, ngomong-ngomong soal 5 bulan nih, saya cukup sering bertukar cerita dengan teman-teman yang suka traveling bareng anak. Menurut mereka traveling dengan anak pada tiap jenjang usia ada suka dukanya masing-masing. Cukup banyak yang bilang kalau usia 3-6 bulan adalah usia yang cocok untuk mengajak bayi jalan-jalan karena belum terlalu banyak ‘pecicilan’ kesana kemari dan masih usia ASI / PASI eksklusif, jadi nggak perlu repot bawa bahan + perlengkapan untuk makan makanan tambahan. Namun berhubung pada umumnya bayi usia 3 – 6 bulan belum bisa duduk tegak tanpa bantuan, jadi lebih ‘tricky’ saat memangku sepanjang penerbangan dan menggendong kalau lagi ngambek sama strollernya.

Jalan-Jalan Bersama Antariksa: Singapura (Part 1)

Sejak awal tahun, saya dan suami sudah berencana untuk jalan-jalan ke Singapura. Misi utamanya adalah NASA Exhibition: A Human Adventure yang diadakan di ArtScience Museum, Marina Bay Sands. Kan nama lengkap Antariksa adalah Antariksa Safar yang artinya perjalanan luar angkasa, jadi ya saya pikir lucu juga kalau Antariksa dikasih lihat secuplik kehidupan astronot. Ya betul sih, pasti belum ngerti, tapi kan kelak bisa lihat foto-fotonya :p *jelas banget ini siapa yang ambisi haha* Ini merupakan perjalanan pertama kami bertiga ke luar negeri. Tahun lalu kami sempat ke Singapura juga waktu hamil demi nonton Bon Iver. Namun sekarang Antariksa-nya sudah lahir dan, kalau bahasa Syahrini-nya, terpampang nyata. Kami pun melakukan beberapa modifikasi pada gaya traveling kami yang on (pretty tight) budget. Kami pilih naik full board flight dan menginap di hotel. Jujur nih ya, ini pengalaman pertama saya ke Singapura dan nggak menginap di hostel backpacker, hahaha.

7 Tips Berlibur di Kawasan Dago, Bandung

Empat tahun kuliah di ITB dan ngekos di Cisitu membuat saya punya keterikatan dengan Kawasan Dago. Setiap ke Bandung dan lewat Dago (walaupun hampir selalu macet yaaa…) saya selalu teringat masa-masa jadi mahasiswa. Yah, namun sebetulnya magnet Kawasan Dago nggak hanya berlaku untuk mantan penghuninya tapi juga mungkin semua turis, hehe. Kawasan Dago merupakan kawasan yang populer di Kota Bandung sebagai destinasi wisata alam dan belanja. Untuk teman-teman yang menyukai belanja baju-baju murah dengan kualitas ekspor, Dago terkenal dengan banyaknya factory outlet yang bisa dikunjungi di sini. Untuk yang mau menikmati udara sejuk dan pemandangan, kabur dari penatnya hutan beton, kawasan Dago Pakar bisa jadi pilihan. Mau cuci mata lihat para mahasiswa yang cantik ganteng luar dalam? Mampir dong ke ITB *eaaa* Yah kalau nggak berhasil lihat yang cantik-cantik atau ganteng-ganteng, minimal bisa naik kuda lah di Taman Ganesha :p Terletak sekitar 5 km sebelah utara Kota Bandung, Kelurahan Dago selalu ramai pengunjung (iya, di atas sudah disebutkan bagian ‘macet’nya, hehe) baik pada hari kerja maupun akhir pekan. Tingginya minat masyarakat mengunjungi kawasan ini nggak lepas dari lengkapnya …