All posts tagged: thought

Memaknai & Menikmati Musim Sakura

Halo semuanya. Alhamdulillah, hari Selasa lalu kami baru saja kembali ke tanah air setelah berlibur selama 2 minggu di Jepang :3 Insyaallah saya akan menulis beberapa yang menarik dan mungkin bisa masukan untuk teman-teman yang ingin jalan-jalan ke Jepang, terutama yang bawa anak. Kenapa? Soalnya untuk versi hemat, ambisius & sendirian, sudah pernah saya tulis di sini tahun 2012, kali pertama saya ke Jepang. Baca juga: Japan Trip:┬áJapan Trip: Itinerary, Tips & Trick Tahun 2012, saya juga datang di bulan April, dengan harapan bisa menikmati musim Sakura. Namun akibat kurang riset dan nanya-nanya, datanglah saya ke Tokyo, Kyoto & Osaka di tengah bulan. YHA~ Sampai sana pohon-pohon sakuranya sudah jadi hijau, bunganya sudah pada rontok semuaaa :’))) SEDIH. Saya baru tahu kalau cantik-cantiknya bunga sakura paling-paling bertahan seminggu. Berdasarkan Japan Guide, bunga sakura akan mekar penuh (full bloom atau bahasa Jepangnya ‘mankai‘) kurang lebih seminggu setelah kuncup pertamanya mekar (first bloom atau bahasa Jepangnya ‘kaika‘). Setelah itu ya rontok. Belum lagi kalau ada hujan dan angin kencang, ya makin cepat rontoknya :’) SEDIH. Nggak mau …

Resign Nggak Ya?

Salah satu hal yang sering ditanyakan atau dicurhatin ke saya adalah soal keputusan resign. Pertanyaan apakah sebaiknya berhenti bekerja kantoran yang datang ke saya kebanyakan berasal dari: Ibu-ibu yang punya anak di rumah namun merasa bersalah karena meninggalkan anaknya di rumah bersama orang lain Pekerja kantoran yang merasa hidupnya seperti robot dan ingin melakukan apa yang menjadi passion masing-masing (biasanya pekerja seni atau para entrepreneur yang ingin fokus membesarkan bisnisnya) Gabungan 1 & 2, ibu-ibu yang merasa bersalah meninggalkan anaknya di rumah jadi ingin berhenti bekerja kantoran dan melakukan passionnya (seni atau entrepreneurship) dari rumah sambil menjaga anak Boleh jadi saya orang yang sesuai untuk dicurhatin, karena saya adalah mantan pekerja kantoran di sebuah perusahaan multi nasional yang kemudian berhenti untuk fokus di rumah lalu melakukan apa yang menjadi passion saya: menggambar dan menulis. Saya juga beberapa kali menulis soal resign dan menjadi working at home mom di blog ini. Baca Juga: Apakah Menjadi Ibu di Rumah Artinya Mundur Dalam Aktualisasi Diri? Namun setiap kali ada yang minta dukungan ke saya soal resign apalagi kalau …