All posts tagged: WAHM

Menjadi Working at Home Mom Sepanjang 2017

Tahun 2017 merupakan tahun dimana saya betul-betul menjalani peran sebagai Working At Home Mom (WAHM). Alhamdulillah, sepanjang tahun saya cukup banyak pekerjaan, mulai dari pesanan ilustrasi / commission, kolaborasi blog dan media sosial, jualan koleksi Fat Bunny, jadi notulen + editor + penerjemah, sampai nulis buku dan bikin komik :3 Semuanya saya ‘jabanin’ dari rumah walaupun tetap ada sih sekali-sekali keluar rumah untuk meeting. Jadi apakah menjadi WAHM sesuai dengan bayangan saya dulu? Sesuai kok. Saya bersyukur nggak harus bermacet-macet setiap hari dari dan ke Bekasi,  saya bisa menyusui Antariksa penuh secara langsung (ekslusif, premium, VIP you name it lah hahaha), dan bisa ‘ngelonin’ anak setiap mau tidur siang, sore, dan malam. Namun apakah saya sudah jadi ibu yang ideal? Aduhhh jauhhh laahh… Ternyata saya jungkir balik juga membagi waktu dan perhatian untuk kerjaan dan keluarga. Apalagi pekerjaan saya banyak yang harus melibatkan mood. Sering banget saya menolak ajakan Antariksa main karena lagi ‘sibuk’ padahal kalau dipikir-pikir kan harusnya saya berhenti kerjaan kantoran karena ingin fokus sama anak. Huff.

Being Jack of All Trades

Teman-teman tentu pernah dengar istilah ‘Jack of all trades, master of none’. Istilah ini ditujukan kepada orang yang punya macam-macam kebisaan tapi nggak satu pun dari kebisaan tersebut menjadi keahlian spesifik (mastery). Ibarat main cangkulan, kartunya Jack semua; nggak buruk tapi tetap kalah kalau dihadapkan dengan Queen, King, atau Ace. Saya sendiri adalah salah satu contoh jack of all trades. Sebetulnya saya banyak mengucapkan syukur Alhamdulillah untuk itu. Sejak SD saya hampir selalu jadi juara kelas, paling nggak ya 5 besar lah. Apakah karena saya jenius? Pastinya….. BUKAN. Saya dapat rangking karena kurikulum di Indonesia ini banyak banget mata pelajarannya, mulai dari Matematika sampai Bahasa Sunda sampai Tata Busana. Nah, terlahir sebagai jack of all trades (plus a multi tasker), saya bisa menghadapi banyaknya dan bervariasinya mata pelajaran. Disuruh ngafalin, oke. Disuruh hitung-hitungan, boleh juga (walaupun begitu SMA mulai musuhan sama matematika). Disuruh mengarang bebas, wuih, jago. Nah tapi coba kalau saya dikirim olimpiade sains? Bubar. Gugur sebelum berbunga. Beranjak dewasa, saya pun semakin menyadari hal ini. Kalau dipikir-pikir lagi, sebetulnya bukan hanya potensi saja …

Apakah Menjadi Ibu di Rumah Artinya Mundur Dalam Aktualisasi Diri?

Hari Sabtu lalu saya ketemuan dengan rekan seperjuangan waktu kerja sebagai wellsite geologist dulu. Berhubung jumlah wellsite geologist perempuan nggak banyak, mau nggak mau kami jadi dekat satu sama lain (eh, saya sih berasa dekat banget ya, mudah-mudahan kalian merasakan hal yang sama HAHA *sedih dong kalau nggak diakui*). Sudah 4 tahun berlalu sejak terakhir saya naik rig dan kalau dingat-ingat jadi kangen, hehe. Mungkin nggak semua orang suka kerja di rig tapi saya termasuk yang bisa menikmati. Saya introvert, suka kerja di malam hari, dan saya punya hobi yang bisa dilakukan di rig kalau bosan: baca buku, menulis, dan gambar-gambar. Saya juga menikmati banget hidup minimalis, nggak usah repot dandan sebelum kerja, baju juga cukup 2 stel, kantor jaraknya cuma beberapa langkah dari kamar dengan stok kopi dan cemilan unlimited, plus makanan selalu tersedia 4x sehari. Gaji awet, cuti pun banyak, hehehe. Tentu yang diingat-ingat  di atas adalah yang indah-indahnya. Lain waktu lagi ya cerita soal tekanan dan resiko kerja yang super tinggi :p Ya namanya juga lagi kangen, pasti yang diinget yang indah-indahnya dong. *kasih mic buat …